Peringatan Hari Bahasa Ibu Nasional

Date:

- Advertisement -
Gabungan mahasiswi UPI dan UNPAD dalam parade kostum daerah, saat memperingati Hari Bahasa Ibu Nasional yang berlangsung di Car Free Day (CFD) Dago, Minggu (19/2/2017). (Malikhatul Farida/ Magang). 

SUAKAONLINE.COM – Mahasiswa Pendidikan Bahasa Daerah Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) bekerja sama dengan mahasiswa Sastra Sunda Universitas Padjajaran (Unpad), menggelar aksi sosialisasi menyamput Hari Bahasa Ibu Nasional yang jatuh pada tanggal 21 Februari nanti , di Car Free Day (CFD) Dago, Minggu (19/2/2017).

Aksi ini dimulai dengan acara parade kostum budaya sunda, dilanjut dengan teatrikal dan beberapa sosialisasi lainnya. “Ini baru  UPI sama Unpad, nanti insyaallah Universitas-universitas yang ada dibandung boleh gabung, UPI  baru tahun ini dan tahun lalu mensosialisasikan peringatan ini setelah sebelumnya vakum, lalu mulai merencanakan bekerjasama dengan sastra sunda Unpad,” ujar Koordinator Aksi, Agung.

Namun kurangnya masa aksi menjadi kendala, sehingga kegiatan sosialisasi hanya dilakukan di daerah CFD Dago saja. “Kalau ada sekitar 500 orang, kami bisa menjangkau hingga wilayah wisata Gedung Sate yang tentunya memiliki kapasitas pengunjung cukup padat dan ramai,” tambahnya. Ia juga berharap, masa aksi akan bertambah dan dapat semakin maju dalam meningkatkan aksi positif untuk Peringatan Hari Bahasa Ibu Nasional di Bandung.

Meski begitu, dengan jumlah aksi yang kurang mencukupi, Agung dan peserta aksi lainnya memiliki semangat dan tujuan yang begitu besar yakni agar setiap orang yang memiliki bahasa ibu dan bangga menggunakan bahasa ibu masing masing, selain itu tujuan penting aksi sosialisasi ini sebagai alarm untuk masyarakat bahwa tanggal 21 Februari merupakan Hari Bahasa Ibu Nasional.

Salah satu warga yang hadir saat asksi berlangsung, Mona, menanggapi. “Ini sosialisasi yang sangat bagus, karena jujur saya sebelumnya tidak tahu menahu tentang adanya peringatan hari bahasa ibu nasional yang dilaksanakan setiap tanggal 21 Februari. Jadi menurut saya sosialisasi ini sangat dibutuhkan masyarakat, dan saya yakin disini juga banyak yang belum tahu prihal hari peringatan bahasa ini,” ujarnya.

 

Reporter : Malikhatul Farida/ Magang

Redaktur : Hasna Salma

Share post:

Popular

Berita Terkait

Diskusi Impunitas Pelanggaran HAM dalam Merawat Ingatan September Hitam

SUAKAONLINE.COM – Pelanggaran hak asasi manusia (HAM) dan kekerasan...

Desak Evaluasi Program Prabowo-Gibran, Mahasiswa Gaungkan “Merebut Kemerdekaan”

SUAKAONLINE.COM – Serikat Mahasiswa Jawa Barat Bergerak (SMJBB) menggelar...

Sidang Kedua Tahanan Aksi May Day 2026, Saksi Tak Ketahui Pelaku Pembakaran Pos Polisi

SUAKAONLINE.COM — Sidang kedua sembilan tahanan aksi May Day...

Sidang Perdana Sepuluh Terdakwa Aksi May Day 2026 Digelar, JPU Uraikan Dakwaan dan Ancaman Pidana Tujuh Tahun

SUAKAONLINE.COM — Sidang perdana sepuluh tahanan aksi May Day...