
SUAKAONLINE.COM – Warga Dago Elos kembali menggruduk Kantor Badan Pertahanan Nasional (BPN) Kota Bandung, di Jalan Soekarno-Hatta No. 586, Sekejati, Bandung, pada Senin (4/7/2022). Penggurudukan ini dilakukan untuk kedua kalinya menuntut kejelasan dari BPN terkait pernyataan resmi terhadap status tempat tinggal mereka.
Dalam aksinya, terlihat warga Dago Elos yang didominasi oleh ibu-ibu membawa sejumlah atribut seperti poster dan juga spanduk. Poster tersebut berisikan tuntutan massa aksi yang bertuliskan “PT Dago Graha Mafia Tanah”, “Rakyat Bantu Rakyat”, “Lawan Pergusuran ” dan lainnya. Tuntutan ini dilakukan karena warga menginginkan status quo (kepemilikan tanah) dari BPN agar pihak lawan tidak melakukan sertifikasi.
Koordinator Warga Dago Elos, Angga Sosio Putra dalam orasinya mengatakan bahwa BPN sampai saat ini belum menerima tuntutan warga. “Sampai sekarang kita bersama dengan semua berikut juga BPN memang belum menerima realise putusan yang biasanya ibu-ibu dan bapak-bapak dapatkan di pengadilan. Sampai sekarang juga kami belum menerima, demikian halnya juga BPN,” ungkapnya, Senin (4/7/2022).
Selain itu, ia juga mengemukakan perihal janji pimpinan BPN Kota Bandung yang akan melaksanakan agenda pertemuan selanjutnya dengan warga Dago Elos. “Kita ambil pendapat dulu, ya. Kalau kami sudah menerima dan BPN sudah menerima, janji dari pimpinan Kantor BPN Kota Bandung, mereka akan mengadakan agenda untuk mendatangi kita di Dago. Makanya perlu di catat, kalo misalkan janji tinggal janji, kita turun!” ujarnya.
Lebih dari dari itu, dirinya merasa belum puas dan menilai adanya dugaan indikasi yang dilakukan pemerintah Kota Bandung. “Kami menilai bahwa terdapat indikasi yang dilakukan oleh pemerintah kota Bandung beserta dengan aparatur yang lain, untuk mengkondisikan hanya sebatas warga yang nantinya akan bertemu. Suatu hari nanti akan dipertemukan dengan ketua ATP BPN kota Bandung,” jelasnya kepada Suaka usai melakukan aksi orasi.
Angga juga mengatakan bahwa dirinya akan terus melanjutkan aksi supaya kasus ini bisa ditanggapi serius oleh publik. “Kita akan terus melancarkan aksi sampai ke Kementerian dan ke Komisi Yudisial dan juga beberapa pihak lain agar publik bisa mengetahui bahwa ini bukan kasus yang main-main,”
Di sisi lain, Sekretaris RW 02, Sonny Surya Kamaru merasa sedikit lega karena pihak BPN yang akan membantu Warga Dago Elos. “Alhamdulillah, karena pihak BPN barusan berbicara baik dan welcome, mereka siap memfasilitasi warga kami, khususnya warga 01 dan 02. Bahkan BPN siap membantu dan mempersiapkan kunjungan,” tegasnya setelah menghadiri audiensi, Senin (4/7/2022).
Ia pun berharap BPN segera memproses masalah sertifikasi tanah warga yang sudah cukup lama. “Harapannya semoga BPN memproses surat sertifikat warga yang sudah bertahun-tahun tinggal disana, karena anak-anak kita (tinggal) disana, bahkan orangtua kami juga disana,” tutupnya.
Reporter: Aurora Rafi N & Fasa Muhammad Hapid/Magang
Redaktur: Fitri Nur Hidayah/Suaka

