UIN Bandung Alami Kerusakan, Musibah atau Bangunan Kurang Kokoh?

Date:

- Advertisement -
Mahasiswa UIN SGD Bandung saat bakti sosial membersihkan puing-puing sisa atap bangunan Perpustakaan yang rusak. (Foto: Dede Lukman Hakim/Suaka)
Mahasiswa UIN SGD Bandung saat bakti sosial membersihkan puing-puing sisa atap bangunan Perpustakaan yang rusak. (Foto: Dede Lukman Hakim/Suaka)

SUAKAONLINE.COM — Pasca angin puting beliung yang menimpa wilayah Bandung Timur pada Kamis sore (18/12/2014) kemarIn, UIN SGD Bandung merupakan salah satu bangunan yang mengalami kerusakan akibat kejadian tersebut.

Kerusakan terjadi pada Gedung Perpustakaan. Padahal gedung tersebut terbilang baru dan belum lama ditempati. Atap bangunannya jebol karena terjangan angin yang begitu kuat. Saat ditemui, Jumat (19/12/2014) Kepala bagian Humas UIN SGD Bandung mengatakan bahwa kerusakan ini terjadi hanya musibah belaka.

“Ya, ini namanya musibah dari Tuhan, tanpa disengaja bangunan kampus mengalami kerusakan parah. Ini akan ditindak lanjuti segera,” ujar Saepuddin kepada Suaka.

Hal berbeda diungkapkan oleh mahasiswa Matematika Sains, Ugil yang mengungkapkan bahwa selain musibah, ia merasa bangunan UIN kurang kokoh. Hal itu dikarenakan sebelumnya ada beberapa bangunan yang ambruk tanpa ada puting beliung.

“Saya kira UIN harus memperkokoh bangunannya lagi, jangan asal saja. Pembangunan sudah molor masa kualitasnya makin memburuk, seperti SC (Student Center) aja udah berapa kali ambruk kan,” ujarnya.

Kerusakan akibat kejadian tersebut belum bisa diperkirakan berapa kerugiannya. Hal itu dikarenakan belum ada perhitungan dari pihak kampus, karena baru melakukan pengecekkan pada setiap bangunan.

“Kalau untuk kerugian kita belum menaksirkan berapa jumlahnya.Kita baru melakukan pengecekan ke semua bangunan yang ada,” ujar Kepala Bagian Umum, Fathujaman saat mendampingi Rektor UIN SGD Bandung, Deddy Ismatullah saat melakukan pengecekan ke lokasi.

Fathujaman mengungkapkan, perbaikan akan dilakukan secepatnya. Sementara dana perbaikan ditanggung oleh pihak kampus karena sudah ada serah terima dari pihak PT PP dan bangunan sudah dipergunakan.

“Untuk tanggungan dana sudah tidak ada lagi dari pihak PT, kemungkinan dana perbaikan akan ditanggung dari pihak UIN sendiri,” katanya.

Reporter: Restia Aidila Joneva

Redaktur: Adi Permana

Share post:

Popular

Berita Terkait

UIN Bandung Lepas 1.500 Wisudawan pada Wisuda ke-109, FSH Kembali Raih Adhi Jati Utama

SUAKAONLINE.COM – UIN SGD Bandung menggelar Wisuda ke-109 dengan...

Diskusi Impunitas Pelanggaran HAM dalam Merawat Ingatan September Hitam

SUAKAONLINE.COM – Pelanggaran hak asasi manusia (HAM) dan kekerasan...

Terhalang UKT, Mahasiswa Baru Menanti Keringanan di Ambang Pengunduran Diri

SUAKAONLINE.COM - Di tengah banyaknya mahasiswa baru yang sudah...

Mahasiswa Baru PBAK 2026 Berceceran, Kurangnya Pengawasan dan Fasilitas Kampus

SUAKAONLINE.COM - Sebanyak 7.503 mahasiswa baru mengikuti Pengenalan Budaya...