
SUAKAONLINE.COM – Perhelatan Pekan Ilmiah Olahraga Seni dan Riset (PIONIR) tinggal menghitung hari, UIN SGD Bandung sebagai salah satu peserta terus matangkan persiapan. Rapat persiapan peserta pionir pun digelar untuk melihat kesiapan para kontingen UIN SGD Bandung yang akan berkompetisi.
Wakil Rektor III, Muhtar Solihin mengatakan PIONIR sebagai ajang yang sangat serius dan bergengsi di jajaran Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri di Indonesia.” Dan menjadi tolak ukur dari perguruan tinggi agama islam negeri ( PTAIN) jadi ini bukan main main dan merupakan sebuah pertaruhan bagi UIN,” ujarnya, Senin (3/4/2017).
Muhtar menambahkan bahwa pelaksanaan rapat ini adalah sarana untuk menyamakan suara dan mempererat koordinasi. Selain itu untuk memberikan dukungan secara psikologis kepada setiap atlet dan kontingen. ” Agenda kali ini adalah menyamakan suara bahwa anda adalah uin dan uin adalah anda dan anda pun adalah kebanggan bagi uin,” ujarnya sambil berkata dengan penuh semangat.
Menurut kontingen Pop Solo, Egi Fathurahman, kesiapannya sudah hampir seratus persen dan targetnya pun ingin menjadi juara. “ saya sudah melakukan persiapan jauh jauh hari pas saya diumumkan jadi peserta dan harapannya ingin menjadi juara,” ujarnya saat ditemui di Gedung Student Center, Senin (3/4/2017).
Pada rapat ini juga diadakan pembagian job desk dalam setiap perlombaan, mulai dari regulasi sampai jadwal peratandingan percabangnya. Pembahasan cukup panjang juga terjadi pada kostum bertanding dimana regulasi yang diterapkan oleh panitia harus berpakaian syari’i. Selain itu motif dan warna dari seragam yang akan dipakai bertanding tak luput untuk dibahas.
Diakhir rapat dilakukan pembagian tiket pesawat kepada setiap peserta. Keberangkatan direncanakan pada tanggal 24 April dari kampus menuju Bandara Soekarno Hatta lalu menuju Aceh, dengan transit terlebih dahulu di Bandara Kualanamu Medan. Selanjutnya, pelepasan kontingen akan dilakukan oleh Rektor SGD Bandung, Mahmud pada hari Senin atau Selasa pekan depan. Selain itu pihak kampus memberikan dana untuk membeli perlengkapan perlombaan kepada setiap peserta PIONIR senilai 250.000 ribu.
Reporter : Septian Setiawan/ Magang
Redaktur : Dadan M. Ridwan

