Oleh: Mohammad Toha*
Demokrasi menjadi cita-cita tinggi untuk dapat diterapkan sebagaimana konseptualnya. Bahwa asas paling primer dalam sistem penyelenggaraan kekuasaan ini adalah kedaulatan rakyat. Dalam konteks kampus, maka asas utamanya adalah mahasiswa.
Pelaksanaan demokrasi di dalam kehidupan mahasiswa atau kampus memang dapat dikatakan belum ideal. Hal ini, ada banyak faktor yang mempengaruhinya, baik di dalam tubuh internal mahasiswa sendiri yang juga ternyata kerap menggunakan paradigma “kalah-menang” sebagaimana disinggung Alfan Alfian dalam bukunya Demokrasi Pilihlah Aku.
SUAKAONLINE.COM- Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Suaka menggelar diskusi publik dalam rangka memperingati milad LPM Suaka ke-37 di Aula Student Center lt. 1, Kampus 1 UIN SGD Bandung, Sabtu (28/10/2023). Dengan mengangkat tema "Mahasiswa Disabilitas dalam Kampus Inklusif", salah satu mahasiswa penyandang disabilitas UIN SGD Bandung, Hazar Maliki menyampaikan keresahan di kampus.
Kampus Harus Jamin Sarana dan Prasarana Bagi Mahasiswa Disabilitas
Dalam Undang-Undang Republik Indonesia nomor 8 Tahun 2016 pemerintah memberikan perhatian khusus terhadap penyandang disabilitas. Isi...
Oleh: Nia Nur Fadillah*
Atas nama kesejahteraan kau sebut
Tanah kami kau renggut
Atas nama kekuasaan kau sebut
Kami terusir dari tanah nenek buyut
Tak bisakah kau melihat kami damai
Olehmu hidup kami tercerai-berai
Dalih memberikan kemakmuran
Justru pengkhianatan kau berikan
Saat kami tetap bertahan
Tanpa ampun kalian melawan
Atas nama ketertiban kau sebutkan
Gas air mata dilemparkan
SUAKAONLINE.COM - Pemkot Bandung melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Organisasi Masyarakat (Ormas) setempat, dan Warga melakukan penggusuran secara paksa terhadap rumah warga Tamansari, Eva Eryani, pada Rabu (18/10/2023). Usaha penggusuran kali ini disertai upaya pelarangan peliputan dan berbagai tindak kekerasan yang diterima Pers Mahasiswa (Persma).