Bangun Desa, Lewat KKM

Date:

- Advertisement -
Foto bersama para pejabat kampu dengan para tamu undangan seusai acara Pembukaan KKM dan Penandatanganan MoU UIN SGD Bandung dengn Kementrian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Kamis (4/2/2016). (SUAKA/Kelvin)
Foto bersama para pejabat kampus dengan para tamu undangan seusai acara Pembukaan KKM dan Penandatanganan MOU UIN SGD Bandung dengan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Kamis (4/2/2016). (SUAKA/Kelvin)

SUAKAONLINE.COM-, Dalam membangun sebuah desa, harus lah ada pendekatan yang bersifat alternatif. Bukan hanya Indonesia membangun desa, tetapi harus dikolaborasikan menjadi, Desa membangun Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Jendral Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Anwar Sanusi dalam Pembukaan Kuliah Kerja-nyata Mahasiswa (KKM) UIN Sunan Gunung Djati Bandung di Aula Multipurpose, Rabu (4/2/2016).

Menurutnya, masyarakat Indonesia cukup memprihatinkan. Ia menyebutkan hanya ada 52 persen penduduk yang masih bertempat tinggal di desa. Maka dari itu, dirinya mengajak mahasiswa UIN SGD Bandung untuk melakukan pendekatan alternatif agar desa menjadi kuat dan lebih berdaya. “Artinya arus transmigrasi sudah luar biasa tingginya, “ katanya.

Anwar menjelaskan bahwa setiap desa mendapatkan dana sebesar 600 juta, sehingga masing-masing desa memiliki keleluasaan untuk menggunakannya sesuai dengan kebutuhan. “Tinggal kita bagaimana melakukan pendampingan, agar jangan sampai dana desa tersebut disalahgunakan,” papar Anwar.

Ia memandang UIN SGD Bandung memiliki keunggulan yang komparatif. Yaitu, dalam segi kerohanian. Menurutnya hal tersebut menjadi kekuatan tersendiri untuk peradaban yang akhlakul karimah. “Kedepannya saya ingin sekali dari UIN lahir kembali pemikir-pemikir Islam yang betul-betul secara fondasinya kuat,” harapnya.

Anwar berharap mahasiswa yang akan melaksanakan KKM agar memberikan manfaat di daerahnya. Baginya, KKM adalah modal utama setelah menyelesaikan studi yaitu pengabdian kepada masyarakat. “Maju mundurnya desa adalah tanggung jawab bersama ,” tutupnya.

Reporter : Ibnu Fauzi

Redaktur: Ridwan Alawi

Share post:

Popular

Berita Terkait

UIN Bandung Lepas 1.500 Wisudawan pada Wisuda ke-109, FSH Kembali Raih Adhi Jati Utama

SUAKAONLINE.COM – UIN SGD Bandung menggelar Wisuda ke-109 dengan...

Diskusi Impunitas Pelanggaran HAM dalam Merawat Ingatan September Hitam

SUAKAONLINE.COM – Pelanggaran hak asasi manusia (HAM) dan kekerasan...

Terhalang UKT, Mahasiswa Baru Menanti Keringanan di Ambang Pengunduran Diri

SUAKAONLINE.COM - Di tengah banyaknya mahasiswa baru yang sudah...

Mahasiswa Baru PBAK 2026 Berceceran, Kurangnya Pengawasan dan Fasilitas Kampus

SUAKAONLINE.COM - Sebanyak 7.503 mahasiswa baru mengikuti Pengenalan Budaya...