
SUAKAONLINE.COM – Fakultas Adab dan Humaniora (FAH) kini memiliki ruang laboratorium bahasa. Lab tersebut akan beroperasi awal semester genap, dan digunakan oleh seluruh mahasiswa di jurusan Fakultas Adab dan Humaniora.
Menurut Ketua Labolatorium, Ajam Jamjam pendirian lab bahasa sudah lama direncanakan. Namun baru terealisasi tahun ini, karena menunggu proyek bantuan pemerintah. ”Sebelumnya kita menggunakan ruangan lab bahasa di gedung Language Center,” ujar Ajam saat ditemui di ruanganya Jumat (27/02/2015).
Untuk meminimalisir katerbatasan lab, mahasiswa tiap kelas harus dibagi menjadi dua kelompok belajar. Hal tersebut dikarenakan 35 unit komputer tidak cukup dengan jumlah mahasiswa yang melebihi kapasitas lab.
Dosen mata kuliah listening, Ruminda menyambut baik lab tersebut, ia merasa terbantu dalam proses pengajaran. “Sudah bagus, akan tetapi sistem pengoprasiannya harus lebih dioptimalkan, agar tidak hanya mata kuliah listening yang menggunakan lab,” ujar Ruminda sesaat setelah ia mengajar.
Hal senada diungkapkan mahasiswa Sastra Inggris, Astri Puspa yang merasa lebih nyaman dengan lab tersebut dan pembelajaran ia rasa lebih efektif. “Ruang Lab sudah oke, nyaman. Hanya (ruangan-Red) kurang luas dan kurang banyak unit komputernya,” ujar Astri.
Reporter : Adeline Yunita/Magang
Redaktur : Isthiqonita

