
SUAKAONLINE.COM, Bandung — Unit Pers Mahasiswa (UPM) Isola Pos Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menggelar pemutaran film Senyap, Senin (29/12/2014) di Gedung Geugeut Winda, UPI. Acara tersebut digelar dalam rangka dies natalis UPM Isola Pos ke-27.
Hadir sebagai pembedah film dokumenter besutan Joshua Oppenheimer yakni, Wawan dari Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Bandung dan Najib alumni UPM. Menurut Wawan film Senyap merupakan film dokumenter yang bagus.
“Mudah-mudahan dengan adanya diskusi seperti ini menjadikan perspektif berbeda.” Papar Wawan saat dimintai pandangannya ketika diskusi film.
Wawan menambahkan, perlu mental yang kuat bagi tokoh utama yang mewawancarai para pembantai PKI, tapi di sisi lain dia adalah seorang adik dari korban orang yang dibunuh. Kemudin Najib memberi komentar tentang pentingnya rekonsialisasi. Menurutnya, dendam tidak pernah usai tanpa adanya rekonsialisasi.
Ketua pelaksana, Tatang Jaelani Tirta Wijaya, alasan memilih film documenter tersebut karena berkaitan dengan hari HAM, 10 Desember kemarin.
Acara dimulai pukul 14.00 sampai dengan 20.00. Diawali nonton bareng dan dilanjutan dengan diskusi. Dihadiri oleh mahasiswa dari berbagai organisasi kemahasiswaan di UPI dan pers mahasiswa.
“Dari dosen-dosen juga ada, yang sengaja ingin menyaksikan film ini seperti dari Maranata. Alhamdulillah keringat saya juga terbayarkan dengan banyaknya temen-temen yang hadir di sini,” pungkasnya.
Reporter : Siti Nuraeni Agustia
Redaktur : Robby Darmawan

