Komunitas 81, Wadah Kreativitas Beragam Seni

Date:

- Advertisement -
Komunitas 81 ketika lauching, di Taman UIN SGD Bandung. (Foto:Dokumen Komunitas 81)
Komunitas 81 ketika lauching, di Taman UIN SGD Bandung. (Foto:Dokumen Komunitas 81)

SUAKAONLINE.COM – UIN SGD Bandung seolah tak pernah mati dengan kreatifitas mahasiswanya. Beragam komunitas lahir di Kampus Hijau ini. Begitu pun dengan Komunitas 81 yang lahir dari sebuah kegelisahan seorang mahasiswi perantauan dari Jambi. Dirinya tak pernah terbiasa dengan aktifitas “kuliah-pulang, kuliah-pulang”.

“Tak ada teman, sodara, dan kegiatan. Biasanya saat di Jambi saya memiliki banyak kegiatan. Makannya serasa geram berdiam santai ketika jadi mahasiswa,” papar Mahasiswi Jurusan Ilmu Hukum, Umi Fadillah sambil tersenyum kecil, Rabu (11/6/2014). Hal itulah yang menjadi pendorong dirinya untuk melahirkan Komunitas 81.

Komunitas 81 bisa dibilang lain daripada yang lain. Komunitas ini lahir dengan ragam kegiatan yang tak hanya terfokus pada satu hal. Menampung segala kreativitas dan skill apapun yang tak terbatas. Komunitas 81 dikemas menjadi komunitas multitalenta dengan beragam bidang di dalamnya. Hingga saat ini memiliki beragam kegiatan seperti photograpy, film, kelas menulis, stand up ideas, dan kegiatan sosial.

Tidak sedikit orang menghujat, bahkan mempertanyakan kejelasan Komunitas 81. Hal itu dirasakan Umi ketika akan mengadakan launching komunitas. Perizinan tempat yang dipersulit oleh pihak kampus, dan lain sebagainya. Namun, hal-hal tersebut dapat terjawab dengan sendirinya setelah Komunitas 81 pernah dimuat di Koran Harian Pikiran Rakyat (PR).

Tempat kumpul tak pernah menjadi masalah untuk komunitas satu ini. Taman Kampus, sekitaran kampus yang lain, dan caffe. “Kami pun tidak pernah mempermasalahkan, bagaimana teknik open recruitment. Pastinya siapapun yang gabung, harus siap jadi aneh aja dan kreatif,” candanya.

Selain beragam kegiatan kreatif, komunitas ini pun membuka kerjasama dengan komunitas lain. “Kita pun punya kegiatan rutin, yang selalu dilaksanakan setiap rabu dengan komunitas berbagi nasi,” jelas Umi, penggagas Komunitas 81 ini.

Komunitas yang sudah berjalan tiga bulan ini memiliki filosofis nama yang mendalam. Menurut Umi nama 81 diambil dari arti setiap angka. Angka delapan mengartikan angka yang tidak pernah putus, dan angka satu mengartikan kokoh. “ Nama itu adalah doa, jadi kami harap kreativitas kami juga engga pernah putus dan terus kokoh,” pungkasnya.

Reporter : Fitri Andani

Redaktur : Nita Juniati

Share post:

Popular

Berita Terkait

Tiga Tahun Thufanul Aqsa, Sejumlah Mahasiswa UIN Bandung Serukan Perjuangan Palestina

SUAKAONLINE.COM – Dalam mengembalikan kembali ingatan serta menggemakan perjuangan...

Mahasiswa Ushuluddin Gelar Aksi, Tuntut Tindak Lanjut Dugaan Pelecehan Seksual dan Pelanggaran Etika Akademik

SUAKAONLINE.COM – Kejadian berulang terkait dugaan pelecehan seksual dan...

UIN Bandung Lepas 1.500 Wisudawan pada Wisuda ke-109, FSH Kembali Raih Adhi Jati Utama

SUAKAONLINE.COM – UIN SGD Bandung menggelar Wisuda ke-109 dengan...

Diskusi Impunitas Pelanggaran HAM dalam Merawat Ingatan September Hitam

SUAKAONLINE.COM – Pelanggaran hak asasi manusia (HAM) dan kekerasan...