
SUAKAONLINE.COM – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Taekwondo kembali melaksanakan turnamen bertajuk “UIN Taekwondo Championships” yang ke-7 di bertempat di Aula Anwar Musaddad dan Aula Abdjan Soelaeman UIN Bandung, Sabtu (22/11/2025). Turnamen dilaksanakan selama tiga hari berturut-turut sejak 21-23 November 2025 dengan berbagai kategori pertandingan dan kelompok.
Terbagi atas dua kategori pertandingan, Kyurogi (Pertarungan/Sparring) di Aula Anwar Musaddad dan Poomsae (Kesenian) di Aula Abdjan Soelaeman. Ketua Pelaksana, Aufa menjelasakan perbedaan penilaian untuk kedua kategori tersebut, Kyurogi berdasarkan poin atas pukulan kepada lawan, sedangkan Poomsae berdasarkan kerapihan, ketangkasan, dan energy power.
Bertema “Born To Be A Champion”, Aufa percaya bahwa setiap individu terlahir sebagai juara, dengan hadirnya turnamen juga sebagai wadah bagi para atlet di Jawa Barat. “Kita menggali potensi-potensi itu dari setiap atlet yang bertanding hari ini serta mewadahi orang-orang yang ingin menjadi juara,” jelas, Sabtu (22/11/2025).
Sebanyak 2.100 peserta dari 140 unit yang berasal dari lima provinsi (Jawa Barat, Jawa Tengah, DKI Jakarta, Jogja, dan Banten) turut hadir memeriahkan turnamen. Setiap unit yang terbagi menjadi beberapa kelompok sesuai tingkat usia, dari tingkat Taman Kanak-kanak (TK) hingga tingkat Universitas dengan peserta mencapai 120 atlet di setiap unitnya.
Salah satu wasit yang diwawancarai Suaka, Ogi juga menanggapi pelaksanaan pertandingan yang berlangsung secara sportif, ditandai dengan saling memberi hormat antar atlet setelah selesai pertandingan meski kalah dalam pertarungan. ”Mau yang menang atau kalah, mereka tetap melakukan itu. Karena itu adalah muara akhir dari sebuah kejuaraan atau sebuah pertandingan. Bahwa menunjukkan mereka itu sportif. Mau kalah, mau menang,” jelasnya.
Salah satu peserta yang mengikuti pertandingan kategori Kyurogi menceritakan bahwa hal paling menantang saat turnamen yaitu bertanding dengan teman sendiri (satu tim). Namun ia mengaku senang usahanya tidak sia-sia dengan mendapat mendali emas, dan selanjutnya menargetkan ke tingkat Nasional. “Targetnya pingin lolos seleksi Jawa Barat dan mewakil Jawa Barat ke Palembang. Nanti di Palembang, ke juara tingkat Nasional,” Cerita Nadhifa Ziya Sudewa.
Berbeda dengan turnamen di tahun sebelumnya, ketua pelaksana memaparkan bahwa tahun ini berusaha untuk meningkatkan kenyamanan untuk semua aspek. “Intinya ditahun ini itu kita ingin memberikan yang terbaik dari tahun lalu, dan tentunya lebih memaksimalkan kenyamanan dari seluruh aspek, seperti atlet, coach, official, juga seluruh juara umum,” ujarnya.
Harapan juga disampaikan pula oleh Aufa agar pelangkasanaan UIN Taekwondo Championship selanjutnya dapat meningkat ke jenjang turnamen yang lebih tinggi. “Pasti lebih baik lagi dari yang sekarang, dan juga mungkin bisa jenjang yang nasional atau lebih gitu,” tutupnya.
Reporter : Annisa Nur Hanifah/Suaka
Redaktur : Mujahidah Aqilah/Suaka

