Belajar Cinta dari Rumah Tangga Orang Tua

Date:

- Advertisement -
Ilustrasi: M. Shibghoh Kuncoro P/Suaka

Oleh: Zaskya Alma Shyra

Cinta?
Bagaimana ku menggapainya?
Bagaimana ku menjalaninya saat dalam naungannya.
Aku lontarkan tanya itu pada jiwa dan raga

Belajar cinta dari rumah tangga orang tua.
Kala kecil aku ikut tersiksa,
saat remaja aku sempat menghina
masanya dewasa aku mulai merasa, sederhana tapi penuh tanya.

Cinta mudah pudar,
Terasa sakit ketika salah menyasar.
Pun buta, selalu mengintai cinta.
Kala orang tua tak lagi peka.

Cinta mudah menginjak.
Harga diri yang retak,
namun kehadirannya membuat semua tersentak.
Suka duka bak sinetron yang disimak.

Buah hati, melahirkan akar pertahanan.
Namun ku terus bertanya bagaimana cinta yang aman.
Kala keduanya kian menyakiti tanpa henti.
Ku terus meminta arahan sang illahi.

Jika bukan karena ‘hadiah’ kesabaran,
kuyakin kau tak akan membiarkan dua insan beriringan.
“Katanya” saling mencintai setiap denyutan nadi?
Tapi mengapa kau menaruh trauma yang menjadi?

Jika cinta sebatas jumpa,
Tak ada beda dengan api yang membara.
Jika ku taruh semua rasa,
bukan pula ku sebut cinta.

Semua berdendang kala cinta memanggang.
Tapi, dalam hening ku terus berpegang,
bahwa itu bukanlah cinta.
Jadi, apa sebenarnya itu cinta?

Share post:

Popular

Berita Terkait

Aku Yang Bisu

*Oleh: Qarin Qurnaeni Katanya, aku napas bumiKatanya, aku layaknya urat...

Merdeka, untuk siapa?

*Oleh: Imam Syaban Abdurrahman Delapan puluh satu tahun telah berlalu,bendera...

Sayang, Aku Perempuan

*Oleh: Qonita Razinatul Amani Sayang, aku perempuan Aku lahir bersama...

Di Antara Sembilan Kursi

Mentari pagi mulai merangkak naik, mengantarkan langkah kaki Andre...