
SUAKAONLINE.COM- Mahasiswa Psikologi Semester Tiga UIN SGD Bandung gelar acara Cognitive Exhibition bertema “Deep Learning” di Aula Abdjan Soelaeman, Kampus 1 UIN SGD Bandung, Selasa (23/12/2025). Acara ini sebagai bentuk pengimplementasian mata kuliah Psikologi Kognitif.
Ketua Pelaksana Cognitive Exhibition, Silvia Talitha Al Zahwa, menjelaskan bahwa tema deep learning dipilih karena dapat memberi ruang eksplorasi yang luas bagi mahasiswa. Jadi, mahasiswa bisa lebih bebas mengaitkan produknya dengan tema yang telah ditentukan. Selain itu, Ia menambahkan bahwa konsep acara dikemas dengan nuansa petualangan dan eksplorasi agar lebih menarik bagi pengunjung.
Di samping itu, sebanyak 41 produk yang dipamerkan dan dikembangkan berdasarkan enam materi utama dalam psikologi kognitif. “Ya materi yang dimaksud mencakup memory, language, mental imagery, attention, pattern recognition, serta sensasi danpersepsi,” pungkasnya.
Tak hanya itu, pihaknya juga telah menetapkan standar mutu penilaian produk yang dipamerkan. Hal ini dilakukan agar produk yang dipamerkan tidak membuat para pengunjung jenuh dalam mempelajarinya. “Produk yang dipamerkan itu harusmindful, joyful, dan meaningfull,” tambahnya.
Cognitive Exhibition juga hadirkan talk show edukatif dengan pemateri Asep Jiehad. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan bahwa deep learning merupakan proses belajar yang menekankan pemahaman mendalam, reflektif, dan berkelanjutan, bukan sekadar pencapaian nilai akademik.
Lebih lanjut, Ia menilai kegiatan seperti Cognitive Exhibition menjadi contoh konkret penerapan pembelajaran mendalam karena mahasiswa tidak hanya menerima materi, tetapi juga mengolahnya menjadi produk yang bisa dirasakan langsung oleh orang lain. “Deep learning itu bagaimana seseorang benar-benar memahami, memproses, dan menginternalisasi pengetahuan dalam kehidupannya,” ujarnya.
Sementara itu, salah satu pengunjung pameran, Amalia Mufidah tertarik dengan konsep interaktif berbagai pameran yang dihadirkan. “Seru karena kita bukan cuma lihat, tapi ikut main game dan langsung ngerasain gimana cara kerja otak,” katanya. Ia menilai Cognitive Exhibition mampu menyampaikan materi psikologi dengan cara yang ringan dan mudah dipahami.
Pada akhirnya, melalui Cognitive Exhibition, mahasiswa Psikologi UIN SGD Bandung tidak hanya diuji pemahaman akademiknya, tetapi juga kreativitas dan kemampuan mengemas ilmu menjadi pengalaman belajar yang menyenangkan dan bermakna. Ia juga menyebutkan harapannya “Kegiatan ini diharapkan dapat terus berkembang dan menjadi ciri khas pembelajaran aplikatif di Fakultas Psikologi UIN SGD Bandung” imbuhnya.
Reporter: Sri Wahyuni/Suaka
Redaktur: Mujahidah Aqilah/Suaka

