Pelaksanaan UTBK di UIN Bandung, Alami Kendala Teknis

Date:

- Advertisement -
Peserta UTBK memadati area depan Gedung LP2M yang merupakan tempat pelaksanaan UTBK di UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Sabtu (4/5/2024). (Foto: Annisa Nur Hanifah/Magang).

SUAKAONLINE.COM – UIN Bandung melaksanakan UTBK dengan bekerja sama dengan Unpad, terhitung sejak tahun 2019 sampai 2021. Tahun ini kerjasama untuk pelaksanaan ujian kembali dilaksanakan yang bertempat di Gedung Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M), Kamis (2/5/2024). Total peserta UTBK di UIN Bandung tahun ini berjumlah 3.513.

Pelaksanaan UTBK dilakukan di 16 ruangan di gedung LP2M dan dibagi menjadi 25 peserta di setiap ruangan. Pelaksanaan dibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama dilaksanakan pada pukul 06.45 – 10.30 dan sesi kedua dilaksanakan pada pukul 12.30 sampai 15.15 WIB. Pelaksanaan UTBK tahun ini mengalami beberapa perubahan di antaranya lokasi pelaksanaan.

Pelaksanaan ujian pada tahun sebelumnya bukan hanya dilaksanakan di Gedung LP2M, tetapi dilaksanakan di beberapa tempat, yaitu di Laboratorium Komputer Saintek dan Laboratorium Terpadu. Penanggung Jawab Lokasi UTBK, Muhammad Eri Hadiana menyampaikan alasan pelaksanaan UTBK di LP2M adalah untuk mempermudah koordinasi supaya terpusat di satu lokasi.

Pelaksanaan UTBK kali ini tidak lepas dari kendala. Salah satu kendala dirasakan oleh salah satu peserta UTBK, Sischa Oktaviani yang menjadi peserta sesi pertama di hari kedua mengungkapkan adanya kendala teknis. Kendala berasal dari komputer yang dipakainya menjadi lambat dan susah untuk dioperasikan. “Tiba-tiba susah di pencet gitu, sempet ngelag gitu,” ujar Sischa Oktaviani ketika di wawancarai di depan Gedung LP2M, Kamis (2/5/2024).

Sischa berharap mendapatkan hasil yang terbaik setelah mengerjakan soal ujian, dan bisa lolos di jurusan yang diinginkan. “Ya pasti yang terbaik lah ya, bisa lolos. Terus juga kalau misalnya engga ya semoga dapet diposisi yang terbaik,” ujar Sischa Oktaviani.

Masalah lain tidak hanya dari komputer yang ngelag, tapi juga dari aplikasi ujian yang error. Muhammad Eri Hadiana menanggapi hal tersebut, ia mengatakan  sebab terjadinya kendala tersebut diluar hal yang sudah dipersiapkan, ia mengatakan penyebab eror disebabkan oleh ujian dilaksanakan serentak di berbagai kampus yang memungkinkan terjadinya server yang sibuk.

“Aplikasi ya aplikasi, soalnya ga mungkin ada gangguan ya. Tapi bukan hanya UIN Bandung kan. Tapi di UPI juga sama, di Bandung ya, semuanya di Bandung,” jelas Muhammad Eri Hadiana ketika diwawancarai di ruangan Gedung LP2M.

Lebih lanjut Muhammad Eri Hadiana menyampaikan akan mengantisipasi kesalahan lebih baik, dan berharap tidak ada kendala. “Harapannya untuk pelaksanaan UTBK, bisa berjalan lancar dengan tidak ada masalah dan juga tidak ada kendala, sampai pelaksanaan ujian selesai pada hari Senin tanggal 6 Mei nanti,“ tutupnya.

Reporter: Annisa Nur Hanifah/Magang

Redaktur: Zidny Ilma/Suaka

Share post:

Popular

Berita Terkait

UIN Bandung Lepas 1.500 Wisudawan pada Wisuda ke-109, FSH Kembali Raih Adhi Jati Utama

SUAKAONLINE.COM – UIN SGD Bandung menggelar Wisuda ke-109 dengan...

Diskusi Impunitas Pelanggaran HAM dalam Merawat Ingatan September Hitam

SUAKAONLINE.COM – Pelanggaran hak asasi manusia (HAM) dan kekerasan...

Terhalang UKT, Mahasiswa Baru Menanti Keringanan di Ambang Pengunduran Diri

SUAKAONLINE.COM - Di tengah banyaknya mahasiswa baru yang sudah...

Mahasiswa Baru PBAK 2026 Berceceran, Kurangnya Pengawasan dan Fasilitas Kampus

SUAKAONLINE.COM - Sebanyak 7.503 mahasiswa baru mengikuti Pengenalan Budaya...