Pelatihan Menghafal Dengan Metode One Day One Ayat

Date:

- Advertisement -
Gugum Gumilar dari Divisi Program Pendidikan Dakwah dan Sosial PPPA Darul Quran Bandung, sekaligus alumni Fakultas Tarbiyah UIN SGD Bandung memberikan pelatihan menghafal dengan metode One Day One Ayat, di Masjid Ikomah, Sabtu (25/2/2017). Pelatihan ini merupakan pembukaan praktik tilawah Fakultas Adab dan Humaniora. (Akhmad Jauhari/ Magang)

SUAKAONLINE.COM – Program Pelatihan Penghafal Al-Quran (PPPA) Darul Quran Bandung mengadakan pelatihan menghafal Al-Quran melalui metode One Day One Ayat di Masjid Ikomah, UIN SGD Bandung, Sabtu (25/2/2017). Acara ini merupakan kerjasama antara PPPA Darul Quran Bandung dengan Fakultas Adab dan Humaniora (FAH), sekaligus rangkaian pembukaan praktik tilawah yang diadakan FAH.

Wakil Dekan III FAH, Dadan Rusmana dalam sambutannya menyampaikan tujuan acara ini, agar mahasiswa FAH mendapat bekal mengenai tips-tips menghafal Al-Quran dengan mudah. Pengisi dalam training ini adalah Gugum Gumilar dari Divisi Program Pendidikan Dakwah dan Sosial PPPA Darul Quran Bandung. Alumni Fakultas Tarbiyah UIN SGD Bandung.

Gugum mengatakan bahwa pada dasarnya metode menghafal yang paling efektif adalah dari diri sendiri. Jika telah timbul motivasi dan keinginan kuat untuk menghafal, niscaya akan mudah dalam melakukannya. Terlebih lagi jika motivasi tersebut sangat besar, maka dalam waktu yang relatif singkat akan mudah menghafalnya. “Apapun metodenya, kalau udah ada motivasi, insyaallah bisa,” ujarnya.

Teknis menghafal Al-Quran sendiri terbagi dua, yakni membaca dan mendengar. Ada tipe orang yang lebih mudah dalam menghafal dengan cara membaca, ada pula yang mendengarkan secara berulang-ulang. Menurut Gugum, menghafal dengan membuka tutup Al-Quran adalah cara yang kurang efektif. Meskipun cara tersebut bisa mempercepat hafalan, namun akan cepat juga lupa. Berkaitan dengan usia, siapa saja bisa menghafalkan Al-Quran, tak terkecuali untuk yang berusia lanjut. “Pengulangannya saja yang tinggal diperbanyak,” tambahnya.

Pria berusia 25 tahun ini juga memaparkan bahwa One Day One Ayat adalah sebuah metode pembiasaan. Setiap hari calon penghafal Quran diharuskan menghafal satu ayat saja, begitu juga keesokan harinya, namun diiringi dengan muraja’ah (mengulang) hafalan sebelumnya. “Misalnya seseorang membutuhkan pengulangan hingga 10 kali untuk menghafal satu ayat, esok pun harus 10 kali, ditambah dengan muraja’ah ayat sebelumnya,” ujarnya.

Mengenai tips-tips yang bisa diterapkan, Gugum mengungkapkan setidaknya ada empat hal yang harus ditaati calon penghafal. Diantaranya meluruskan niat, menghindari maksiat terutama pacaran, konsisten dan berdoa. Mengenai niat, Gugum sangat menekankan supaya ikhlas dan tidak terpengaruh oleh kewajiban yang ditetapkan kampus yang mengharuskan calon sarjana untuk hafal 2 juz Al-Qur’an. “Kalau niatnya tulus, insyaallah hafalan kita akan kuat,” Tutupnya.

 

Reporter : Akhmad Jauhari/ Magang

Redaktur : Dadan M. Ridwan

 

Share post:

Popular

Berita Terkait

Tiga Tahun Thufanul Aqsa, Sejumlah Mahasiswa UIN Bandung Serukan Perjuangan Palestina

SUAKAONLINE.COM – Dalam mengembalikan kembali ingatan serta menggemakan perjuangan...

Mahasiswa Ushuluddin Gelar Aksi, Tuntut Tindak Lanjut Dugaan Pelecehan Seksual dan Pelanggaran Etika Akademik

SUAKAONLINE.COM – Kejadian berulang terkait dugaan pelecehan seksual dan...

UIN Bandung Lepas 1.500 Wisudawan pada Wisuda ke-109, FSH Kembali Raih Adhi Jati Utama

SUAKAONLINE.COM – UIN SGD Bandung menggelar Wisuda ke-109 dengan...

Diskusi Impunitas Pelanggaran HAM dalam Merawat Ingatan September Hitam

SUAKAONLINE.COM – Pelanggaran hak asasi manusia (HAM) dan kekerasan...