Rektor Amanati Jaga Marwah Kampus pada Wisuda ke-105

Date:

- Advertisement -
Prosesi wisuda ke-105 UIN SGD Bandung
Prestasi UIN SGD Bandung menjadi sorotan dalam prosesi wisuda ke-105 yang digelar di Gedung Anwar Musaddad, Kampus 1 UIN SGD Bandung, Sabtu (15/11/2025).

SUAKAONLINE.COM- Prestasi UIN SGD Bandung menjadi sorotan dalam prosesi  wisuda ke-105 yang digelar di Gedung Anwar Musaddad, Kampus 1 UIN SGD Bandung, Sabtu (15/11/2025). Dibalik prestasi  tersebut, pihak kampus ingatkan wisudawan agar menjaga integritas dan nama baik kampus saat kembali ke masyarakat.

Ketua Senat UIN SGD Bandung, Mahmud, membuka sidang senat terbuka dengan ucapan selamat kepada 1.700 wisudawan dari jenjang sarjana (S1), magister (S2), hingga doktor (S3). Ia menegaskan bahwa UIN SGD Bandung terus menorehkan  prestasi baik di kancah nasional maupun internasional.

Mahmud memaparkan capaian kampus berupa enam penghargaan di  University Brawijaya Halal Metric Award 2025, sebagai recognition of the commitment to the development of the Halal Education. Ini merupakan kompetisi untuk mengintegrasikan prinsip halal dan tayib ke dalam lingkungan perguruan  tinggi.

Berdasarkan rilis Times Higher Education (THE)World University Rankings, UIN SGD Bandung  menempati peringkat pertama PTKIN di Indonesia, peringkat ke-17 di tingkat  nasional, dan masuk klaster 1.501 dunia. “Karena itu, saya berharap saudara-saudara kembali ke masyarakat, tunjukan nama kampus, dan tampil sebagai solusi atas permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat kita saat ini,” paparnya.

Adapun jumlah wisudawan ke-105  berdasarkan komposisinya sebagai berikut:

  • Ushuludin : 116 wisudawan  
  • Tarbiyah dan Keguruan : 395 wisudawan
  • Syariah dan Hukum: : 161 wisudawan 
  • Dakwah dan Komunikasi : 218 wisudawan 
  • Adab dan Humaniora : 131 wisudawan
  • Psikologi :  58 wisudawan
  • Sains dan Teknologi : 233 wisudawan
  • Ilmu Sosial dan Politik : 146 wisudawan 
  • Ekonomi dan Bisnis Islam : 111 wisudawan
  • S2 Magister : 97 wisudawan  
  • S3 Doktor : 34 wisudawan

Sementara itu, dalam sambutannya, Rektor UIN SGD Bandung,Rosihon Anwar memberikan pesan bahwa tidak ada yang instan dalam hidup ini. Guna mencapai kesuksesan membutuhkan waktu yang panjang. “Maka, orang yang sukses dalam hidupnya adalah mereka yang terus belajar,”  jelasnya. 

Selain itu, Ia pun tak lupa menyinggung soal arus perubahan zaman yang kian cepat. Menurutnya, dalam menghadapi era yang dikenal dengan sebutan era disrupsi ini dibutuhkan kemampuan untuk menyesuaikan diri dengan zaman serta  berpikir kreatif dalam menghadapi setiap tantangan. “Oleh karena itu, kuncinya adalah beradaptasi dan berinovasi lah saudara-saudara sekalian,” tambahnya. 

Lebih lanjut, Ia menjelaskan tantangan dalam menyampaikan nilai-nilai kebaikan. Terkadang apa yang kita sebut baik belum tentu baik di mata masyarakat. Oleh karenanya, kita harus menyesuaikan diri sesuai porsi dan posisi kita di masyarakat serta tak lupa pula harus dilandasi dengan karakter akhlak yang baik.  “Bagaimanapun juga, di sanalah dunia kita yang sesungguhnya,” lanjutnya.

Kemudian, Ia menegaskan agar lulusan UIN SGD Bandung tidak takut gagal dalam mencoba segala hal kebaikan. Ia menyoroti kehidupan orang-orang sukses yang ada di dunia ini juga tidak luput dalam kegagalan sebelum akhirnya meraih kesuksesan. Menurutnya, kegagalan adalah langkah menuju kesuksesan itu sendiri. 

Di akhir sambutannya, Rosihon berharap agar wisudawan menjaga nama baik almamater. Bagaimanapun juga, Ia menilai bahwa prestasi yang telah diraih UIN SGD Bandung merupakan hasil sinergi dan kolaborasi antar semua elemen yang ada di kampus. “Maka dari itu, marilah kita sama-sama jaga nama baik kampus yang kita banggakan ini,” tutupnya.

Reporter: Muhamad Seha/Suaka

Redaktur: Mujahidah Aqilah/Suaka

Share post:

Popular

Berita Terkait

UIN Bandung Lepas 1.500 Wisudawan pada Wisuda ke-109, FSH Kembali Raih Adhi Jati Utama

SUAKAONLINE.COM – UIN SGD Bandung menggelar Wisuda ke-109 dengan...

Diskusi Impunitas Pelanggaran HAM dalam Merawat Ingatan September Hitam

SUAKAONLINE.COM – Pelanggaran hak asasi manusia (HAM) dan kekerasan...

Terhalang UKT, Mahasiswa Baru Menanti Keringanan di Ambang Pengunduran Diri

SUAKAONLINE.COM - Di tengah banyaknya mahasiswa baru yang sudah...

Mahasiswa Baru PBAK 2026 Berceceran, Kurangnya Pengawasan dan Fasilitas Kampus

SUAKAONLINE.COM - Sebanyak 7.503 mahasiswa baru mengikuti Pengenalan Budaya...