
SUAKAONLINE.COM, Infografis – Pusat Perpustakaan UIN SGD Bandung memiliki visi “Menuju Smart Library 2025 yang Unggul dan Kompetitif di Asia Tenggara”. Smart Library adalah pengembangan perpustakaan modern yang memanfaatkn perkembangan teknologi informasi dan digitalisasi untuk mencapai efisiensi dan kenyamanan.
Komitmen kampus untuk mencapai visi tersebut ditunjukkan dengan menghadirkan berbagai layanan daring di perpustakaan. Layanan daring ini di antaranya OPAC (Online Public Access Catalog), Digital Library, dan E-Library. Selain itu, perpustakaan juga berlangganan dengan layanan database e-journal dan e-book dari perguruan tinggi terkemuka di dunia.
Layanan pertama adalah OPAC (Online Public Access Catalog), yakni sarana untuk mencari koleksi buku fisik, riwayat peminjaman, keterlambatan, serta perpanjangan peminjaman koleksi. Untuk mengaksesnya, mahasiswa melakukan login terlebih dahulu dengan NIM dan password pada akun SALAM.
Selanjutnya terdapat layanan repositori atau Digital Library guna menelusuri koleksi elektronik dan layanan deposit karya ilmiah civitas akademika UIN SGD Bandung. Berbeda dengan OPAC yang sudah terintegrasi dengan NIM, Digital Library ini perlu diakses dengan membuat akun terlebih dahulu melalui laman https://digilib.uinsgd.ac.id/.
Namun, pengamatan Suaka pada hari Senin (9/3/2026) menemukan adanya gangguan di laman Digital Library. Alhasil, aktivasi akun tidak bisa dilakukan di laman tersebut. Alternatifnya, aktivasi akun bisa dilakukan dengan menghubungi nomor resmi Pusat Perpustakaan UIN SGD Bandung. Gangguan tersebut belum terselesaikan hingga tulisan ini dipublikasikan.
Selain itu, perpustakaan kampus juga memiliki layanan aplikasi e Library UIN Sunan Gunung Djati. Aplikasi ini dapat diakses dengan perangkat Windows/MacOs/Android. Pengguna cukup login dengan NIM dan password SALAM. Layanan ini menghadirkan sejumlah koleksi buku digital untuk dipinjam mahasiswa.
Terakhir, Perpustakaan UIN SGD berlangganan layanan e-resources berupa koleksi elektronik e-journals dan e-books. Layanan ini \dengan menggunakan username dan password. Dua database tersebut antara lain Database Jurnal Cambridge yang bisa diakses dengan username [email protected] dan password Perpus2020. Serta Database E-Marefa yang dapat diakses dengan username UINSGD-marefa dengan password marefa2021@@.
Sayangnya, saat ini UIN SGD Bandung sudah tidak berlangganan layanan database e-journal dari Cambridge. Karenanya, civitas akademika hanya bisa mengakses jurnal Cambridge yang dirilis pada tahun 2023 ke belakang.
Beberapa layanan daring tersebut adalah langkah Pusat Perpustakaan UIN SGD Bandung untuk mencapai visi Smart Library 2025. Lantas, menurut Suakazen, apakah kampus sudah berhasil mewujudkan smart library?
Sumber: Perpustakaan UIN Sunan Gunung Djati, Panduan Informasi Layanan Perpustakaan UIN Sunan Gunung Djati, ejournal.perpusnas.go.id
Peneliti: Rengganis Elung Naafi Astuti/Suaka
Redaktur: Rafif Asya Andhika/Suaka

