Sujud yang Tertinggal

Date:

- Advertisement -

Sujudku masih tergesa
salatku terbuang di ujung waktu
azan berkali lewat tanpa ku sapa
dan perintah-Mu aku diamkan begitu saja

Hari-hari kulepas tanpa tanya
betapa dungu aku jadinya
terlena oleh dunia yang fana
seolah esok pasti milikku selamanya

Ramadan berjalan tanpa menunggu
sedang aku diam membeku
malam-malam suci berlalu tanpa syahdu
ragaku penuh riuh nafsu

Kini aku tahu
segala adalah milik-Mu
usia, waktu, juga detak yang rapuh itu

Ramadhan telah luruh
sedang amalku hanya seserpih debu
aku ini manusia yang terlalu jauh
menyia-nyiakan waktu tanpa jemu

Di bawah langit kelabu
aku bersujud, meratap pilu
masihkah Engkau izinkan aku bertamu
atau napasku lebih dulu terhenti dalam kelu

Penulis: Meyliana Sofiyanti/Magang

Share post:

Popular

Berita Terkait

Aku Yang Bisu

*Oleh: Qarin Qurnaeni Katanya, aku napas bumiKatanya, aku layaknya urat...

Merdeka, untuk siapa?

*Oleh: Imam Syaban Abdurrahman Delapan puluh satu tahun telah berlalu,bendera...

Sayang, Aku Perempuan

*Oleh: Qonita Razinatul Amani Sayang, aku perempuan Aku lahir bersama...

Di Antara Sembilan Kursi

Mentari pagi mulai merangkak naik, mengantarkan langkah kaki Andre...