3 mnt membaca"> FEBI UIN Bandung Bentuk Ormawa Intra Pertama - Suaka Online
Kampusiana

FEBI UIN Bandung Bentuk Ormawa Intra Pertama3 mnt membaca

Dok.Suaka

SUAKAONLINE.COM – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN SGD Bandung membentuk Organisasi Kemahasiswaan (Ormawa) Intra Fakultas yang pertama untuk membangun sinergitas antara birokrasi dan mahasiswa. Dalam prosesnya, FEBI membentuk Panitia Ad Hoc fakultas terlebih dahulu untuk mempersiapkan segala teknis pembentukan.

Menurut Wakil Dekan I FEBI, Deni Kamaludin, pembentukan Panitia Ad Hoc merupakan bentuk kesepakatan dari empat Ketua Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) yang kemudian diusulkan kepada Dekan. “Berdasarkan hasil musyawarah mufakat, demokratis dan terbuka secara bersama-sama untuk membentuk Panitia Ad Hoc. Yang di dalamnya merepresentasikan keterwakilan mahasiswa dari masing-masing Jurusan,” ujarnya, Rabu (24/2/2021).

Kemudian, pada Kamis (11/2/2021) Dekan FEBI menerbitkan Surat Keputusan (SK) dengan Nomor: B-32/Un.05/III.9/PP.00.9/02/2021 tentang Struktur Panitia Ad Hoc Pembentukan Senat Mahasiswa (Sema) dan Dewan Mahasiswa (Dema) FEBI. Dalam SK tersebut tertulis 12 nama Panitia Ad Hoc yang merupakan perwakilan dari empat jurusan.

Time Line Pembentukan

Tak lama setelah diterbitkannya SK, panitia Ad Hoc langsung mempersiapkan teknis pembentukan. Menurut Ketua Pelaksana, Aditya Permana Putra dalam proses pembentukan Sema dan Dema FEBI ada beberapa tahap yang harus dilalui. Mulai dari sosialisasi, pendaftaran, verifikasi, kampanye, hingga digelarnya Musyawarah Tinggi Mahasiswa (Musti) dan Musyawarah Mahasiswa (Musma) tingkat fakultas.   

Rangkaian acara tersebut dimulai tangal 17 Februari hingga 10 Maret 2021. “Progress yang sudah dijalani baru tahap sosialisasi pada ketua Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) beserta delegasinya. Terkait apa saja yang sudah dilakukan Ad Hoc, beserta bagaimana tata cara pemilihan, timeline acara, dan sebagainya” tutur Adit, Sabtu (20/2/2021).

Pada tahap pendaftaran terdapat lima orang yang mendaftrakan diri untuk calon anggota Sema-FEBI. Masing-masing merupakan perwakilan dari setiap jurusan. Dari jurusan Manajemen 2 orang, Manajemen Keuangan Syariah (MKS) 2 orang, Ekonomi Syariah dan Akuntansi Syariah 1 orang. Hal tersebut disesuaikan dengan aturan rasion 1:1000.

Sedangkan untuk calon ketua Dema-FEBI terdapat 2 calon yang mendaftarkan diri yakni dari jurusan Manajemen dan MKS. Keseluruhan calon tersebut lolos pada tahap verifikasi. “Lolos semua, soalnya yang daftar itu udah minimal banget enggak kelebihan. Alhamdulillah semuanya telah terverifikasi dan ada pengawas juga dari komisi 1 Sema-U” ujar Sekretaris Adhoc FEBI, Fajar Fauzan Kemal, Kamis (4/3/2021).

Lebih lanjut, Kemal menjelaskan untuk masa kampanye dilaksanakan selama lima hari. Adapun untuk teknisnya diserahkan kepada masing-masing calon selama tidak melanggar aturan yang telah ditetapkan panitia Ad Hoc. “Ketika terjadi kecurangan dalam kampanye ini sanksinya kita diskualifikasi,” tegasnya.

Pernyataan sikap Ad Hoc FEBI

Tidak lama setelah diterbitkannya berita acara hasil verifikasi bakal calon pada Minggu (28/2/2021), tersebar sebuah  press release berbentuk dokumen mengenai kejanggalan pembentukan organisasi mahasiswa(Ormawa) intra FEBI pada Selasa (2/3/2021) malam. Dalam rilis tersebut terdapat beberapa tuntutan yang ditujukan kepada Panitia Ad Hoc FEBI.

Munculnya rilis tersebut sempat menimbulkan kegaduhan di internal FEBI. Selaku Ketua Ad Hoc, Adit beserta jajaran ketua HMJ langsung menghadap kepada pihak Dekanat untuk membicarakan hal tersebut. “Kami dari internal Ad Hoc langsung merundingkan apa saja yang harus dievaluasi. Besoknya, kita datang bersama empat ketua HMJ dan juga ditemani dari komisi 1 Sema-U,” jelasnya saat diwawancarai via WhatsApp, Kamis (4/3/2021).

Dalam pertemuan tersebut Adit menyebutkan pihak Dekanat memerintahkan agar Pantia Ad Hoc tetap melanjutkan tugasnya. Pun pihaknya sangat terbuka jika pihak terkait ingin melakukan mediasi. “Dekanat meminta kepada ketua-ketua HMJ untuk melahirkan narasi-narasi yang baik. Karena pada hari ini Ad Hoc tidak melakukan kesalahan, maka lanjut aja terus sampai tuntas,” tutupnya.

Reporte : Anita Dewi dan Nur Alfiyah/Suaka

Redaktur : Fuad Mutasim/Suaka

Komentar Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ke Atas