Hanya Menunggu Mati

Date:

- Advertisement -

Langit menjadi hitam
Alam pun menjadi kelabu
Tak ada sinar mentari saat itu
Hanya hujan yang semakin larut

Dan aku masih terjebak dalam perenunganku
Untuk memaknai arti hidup
Yaitu saat kematian menghampiriku
Kematian yang mengakhiri perjanjian antara aku dan Tuhan

Aku mencoba bertahan hidup
Hanya menunggu Izrail menjemputku
Dan membawa seluruh jiwaku
Dalam kepak sayapnya yang lebar

Sakit…tersiksa
Tenggelam dalam hempasan jiwa
Perih…merintik ketakutan
Menahan rasa yang begitu menyakitkan

Namun,
Sebisa diriku menguatkan diri
Tuk menahan asa yang pasti terwujud
Inilah takdir
Karena setiap yang bernyawa
Akan kembali pada-Nya

*Imma Janaty, Mahasiswa BSI UIN Bandung semester 4

Share post:

Popular

Berita Terkait

Aku Yang Bisu

*Oleh: Qarin Qurnaeni Katanya, aku napas bumiKatanya, aku layaknya urat...

Merdeka, untuk siapa?

*Oleh: Imam Syaban Abdurrahman Delapan puluh satu tahun telah berlalu,bendera...

Sayang, Aku Perempuan

*Oleh: Qonita Razinatul Amani Sayang, aku perempuan Aku lahir bersama...

Di Antara Sembilan Kursi

Mentari pagi mulai merangkak naik, mengantarkan langkah kaki Andre...