
SUAKAONLINE.COM – Himpunan Mahasiswa Teknik Elektro (Himanitro) menyelenggarakan Kajian Rohani Mahasiswa (Karomah) dengan tema “Qur’an Healing: Menemukan Ketenangan di Tengah Badai Kehidupan” yang digelar di Masjid Ikomah, Kampus 1, UIN SGD Bandung, Sabtu (29/11/2025). Kajian ini dilaksanakan sebagai pengingat bahwa Al-Qur’an adalah jalan untuk kembali menemukan ketenangan.
Tema ini diangkat karena dianggap sangat sesuai dengan kondisi mahasiswa yang banyak diantaranya tidak sanggup menahan tekanan tugas. “Ada yang melampiaskan kepada hal-hal negatif, dan karena itu kita berupaya menekankan ketika mendapatkan tekanan itu lebih baik disalurkan ke hal keagamaan seperti, Al-Quran,” ucap ketua pelaksana, Lutfianaya, Sabtu (29/11/2025).
Pada Karomah kali ini mengundang pemenang juara satu ceramah dalam kegiatan Akademi Sahur Indonesia (AKSI) 2025, Dede Dendi Al-Bantani atau yang akrab dikenal dengan Kang Deban. “Kang Deden tuh di sekitaran Bandung itu sangat lumayan terkenal dan juga dari cara penyampaian itu menurut saya lebih masuk untuk mahasiswa, untuk anak-anak muda,” tambahnya.
Kang Deban menjelaskan bahwa untuk mendapatkan ketenangan itu ada dua kunci yang harus diterapkan, yakni mendedikasikan seluruh hidup untuk Allah sebagaimana orang yang bahagia adalah orang yang mencurahkan seluruh cintanya untuk Allah serta membangun aspek ikhlas dalam kehidupan.
Di akhir kajian, Kang Deban memberikan konsep hidup yang harus ditanamkan dan diterapkan dalam kehidupan. “Semua yang kita lakukan dan rasakan akan berlalu, baik itu musibah, bahagia, bahkan hidup pun akan berlalu,” ungkapnya. Maka dari itu ia mengingatkan untuk tidak perlu berlarut-larut dalam permasalahan hidup.
Selain kajian yang bertujuan untuk menemukan ketenangan di tengah badai kehidupan, diakhir acara Himanitro juga mewadahi para peserta dengan menyediakan kotak aspirasi. Semua peserta diminta menuliskan insight yang mereka dapatkan selama kajian berlangsung, Tujuannya, untuk menampung dan melihat hasil capaian dari materi yang telah disampaikan.
Usai kajian, salah satu peserta, Novia Oktovianti menjelaskan bahwa ia merasa menemukan jalan keluar dari permasalahannya setelah mendengarkan kajian karomah kali ini. “Selain menemukan solusi dari permasalahan yang saya hadapi, saya juga merasa pikiran saya lebih terbuka, dan hati pun terasa lebih adem,” ujarnya.
Disisi lain setelah mengikuti Karomah, peserta dari jurusan Hukum Tata Negara (HTN) Dara Alvira Putri merasa menemukan kembali jalan menuju Sang Maha Kuasa. “Aku lebih ingat bahwa sejauh apapun kita tetap tempat pulangnya kepada Allah dan sesibuk apapun kita jangan lupa untuk terus ibadah, terutama sholat. Serta menerapkan sikap ikhlas dalam keseharian,” ucapnya.
Reporter: Risalatul Hanasah/Suaka
Redaktur: Mujahidah Aqilah/Suaka

