Ini Metode Freewriting ala Okke Oktriani

Date:

- Advertisement -
Penulis novel ‘Cinta Pertama Sunny’ Okke Oktriani saat mengisi materi di acara Basic Basic Journalistic Training (BJT) 2015 di Aula Amphiteatr UPI, Minggu (4/10/2015). (SUAKA/Nizar Al Fadilah).
Penulis novel ‘Cinta Pertama Sunny’ Okke Oktriani saat mengisi materi di acara Basic Basic Journalistic Training (BJT) 2015 di Aula Amphiteatr UPI, Minggu (4/10/2015). (SUAKA/Nizar Al Fadilah).

SUAKAONLINE.COM, Bandung—Penulis novel ‘Cinta Pertama Sunny’ Okke Oktriani berbagi solusi untuk menghadapi kebuntuan dalam menulis dengan metode freewriting. Solusi tersebut diberikan pada acara Basic Basic Journalistic Training (BJT) 2015 di Aula Amphiteatr UPI, Minggu (4/10/2015).

“Freewriting adalah mencurahkan apapun yang ada di pikiran menjadi sebuah tulisan, tanpa berpikir apakah tulisan itu bagus atau tidak,” kata Okke saat memberikan materi yang bertajuk “Menulis dengan Kreativitas tak Terbatas”.

Okke mengatakan saat kita memulai untuk menulis, cobalah untuk menyampingkan otak kiri kita yang serba teratur dan lebih berfokus pada otak kanan kita yang lebih bisa berfikir bebas. Ia pun menyarankan kepada seluruh peserta agar melakukan freewriting selama 5 menit sehari.

“Cobalah untuk melakukan ini (freewriting) 5 menit setiap hari tanpa berhenti, agar kita menjadi lebih biasa,” Jelas penulis asal Palembang ini. Ia pun menyarankan, untuk menentukan tema tulisan agar hasilnya lebih fokus.

Dalam materinya juga, Okke sedikit mengkritik sistem pendidikan di Indonesia. Menurutnya, sistem pendidikan di Indonesia cenderung mendidik para siswa agar berpikir teratur dan mengedepankan logika. Hal tersebut membuat sisi kreativitas siswa tidak terasah.

“Pendidikan di Indonesia menjadikan kita cenderung menjadi pribadi yang harus teratur dan tidak mengedepankan imajinasi,” tutup Penulis yang baru saja merilis buku “Perempuan – perempuan Tersayang” ini.

Reporter : Nizar Al Fadillah

Redaktur : Robby Darmawan

Share post:

Popular

Berita Terkait

Diskusi Impunitas Pelanggaran HAM dalam Merawat Ingatan September Hitam

SUAKAONLINE.COM – Pelanggaran hak asasi manusia (HAM) dan kekerasan...

Desak Evaluasi Program Prabowo-Gibran, Mahasiswa Gaungkan “Merebut Kemerdekaan”

SUAKAONLINE.COM – Serikat Mahasiswa Jawa Barat Bergerak (SMJBB) menggelar...

Sidang Kedua Tahanan Aksi May Day 2026, Saksi Tak Ketahui Pelaku Pembakaran Pos Polisi

SUAKAONLINE.COM — Sidang kedua sembilan tahanan aksi May Day...

Sidang Perdana Sepuluh Terdakwa Aksi May Day 2026 Digelar, JPU Uraikan Dakwaan dan Ancaman Pidana Tujuh Tahun

SUAKAONLINE.COM — Sidang perdana sepuluh tahanan aksi May Day...