- Advertisement -
Oleh Galah Denawa
-untuk Rien Qori Aina
tubuh beludrumu
dan langit melamin batu
malam itu, ada tetes gerimis tua
bergelayut di janggut serabut adam
seperti mencakar habis keringat matahari
sepasang klakson dadamu adalah harum vodka
yang mengisyaratkan desah paling memabukkan
aku, seperti seekor semut yang berdoa
mengharap madu tubuhmu, beludru tubuhmu
malam itu, ada yang tetap menjalar
di ujung dagumu yang lancip
di atas karpet jingga Lazuardi
yang kini menjadi kekasih terakhir ujung gergaji
lidahku, lidah gerimis
yang menghembuskan api
2011

