" > 2 mnt membaca"> Manfaat dan Kegunaan Hutan - Suaka Online
Infografik

Manfaat dan Kegunaan Hutan2 mnt membaca

SUAKAONLINE.COM, Infografis – Pada tanggal 21 maret diperingati hari hutan sedunia yang telah disahkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada tahun 2012. Diperingatinya hari hutan seduia sebagai bentuk penyadaran terhadap masyarakat luas akan pentingnya menjaga hutan, baik itu dari skala nasional maupun internasional.

Manfaaat hutan tentu saja dapat kita rasakan baik secara langsung atau tidak. Misalnya dalam suatu wilayah perkotaan mungkin akan terasa lebih panas dibandingkan dengan sebuah pedesaan yang masih banyak pepohonan.

Salah satu fungsi pohon adalah memproduksi oksigen dan menyerap karbon dioksida. Seseorang memerlukan oksigen dalam sehari sekitar 0,5 kg oksigen untuk bernafas. Sedangkan satu batang pohon memproduksi 1,2 kg oksigen perhari. Jika hutan yang tentunya mempunyai banyak pohon, terus ditebang maka berapa banyak orang yang kehilangan jatah menghirup oksigen perharinya.

Untuk penyerapan kabondioksida, satu batang pohon menyerap 14 kg karbondioksida pertahunya. Karena pada dasarnya dalam proses fotosintetis tumbuhan membutuhkan karbondioksida yang merupakan salah satu penyebab perubahan iklim dan pemanasan global.

Selain itu di dalam hutan juga terdapat banyak sekali makhluk hidup yang memanfaatkan hutan sebagai sumber kehidupan atau mencari makan. Populasi satwa liar pada tahun 2020 mengalami penurunan sekitar 68 persen sejak tahun 1970. Salah satu penyebabnya adalah banyaknya hutan yang ditebang dan pemburuan terhadap satwa liar.

Hutan juga bukan hanya menjadi rumah untuk hewan saja melainkan bagi manusia juga. Sekitar 900.000 suku masih hidup di dalam hutan dan menjadikan hutan sebagai rumah dan tempat mencari makan. Misalnya Suku Togutil atau yang sering disebut juga Suku Tobelo yang hidup dipedalaman hutan Tayawi, Maluku Utara.

Juga adanya hutan di pinggiran sungai atau danau akan meningkatkan resapan air disekitarnya. Salah satu penyebab banjir adalah kurangnya resapan air, ketika hujan lebat, sungai dengan pepohonan yang sedikit tidak akan bisa menampung volume air yang masuk sehingga meluap dan menyebabkan banjir.

Baca juga:  Dilema Peraturan Pemerintah Mengenai Hak Cipta Musik

Pada dasarnya setiap pohon akan menyerap air untuk melakukan fotosintesis. Juga, akar pohon menyediakan ruang untuk air di dalam tanah. Air akan terserap kedalam tanah dan masuk pada ruang yang diciptakan oleh pohon, sehingga saat hujan lebat turun pohon akan mengurangi jumlah air yang dibuang ke danau atau sungai. Dengan fungsinya pohon sebagai  penyerap air, tentu saja ini akan dapat mengurangi terjadinya banjir.

Sumber : pmiaceh.or.id, lingkunganhidup.co, mongabay.co.id, kompas.com, suara.com, merdeka.com

Peneliti : Fauzan Nugraha/Suaka

Desain : Sini Hannah Alaydrus/Suaka

Komentar Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ke Atas