Membahas Konglomerasi Media dan Penggunaan Frekuensi

Date:

- Advertisement -

[Suakaonline]-Media massa yang kehilangan independensi dan idealisme akibat konglomerasi media dan penggunaan frekuensi secara bebas menjadi permasalahan yang dibahas dalam Diskusi dan Pemutaran Film ‘Dibalik Frekuensi’, di UIN SGD Bandung, Kamis (02/05).


Pemutaran film dan diskusi tersebut diselenggarakan terkait hari buruh atau mayday yang diperingati pada 1 Maret.


Acara ini menguak menjamurnya konglomerasi media massa yang dikaitkan dengan politik, salah satunya dengan penggunaan frekuensi secara bebas yang berdampak pada hak-hak manusia. Selain itu, permasalahan mengenai profesi jurnalis pun turut diangkat, seperti kasus luviana dalam film ‘Dibalik Frekuensi’. Luviana ialah seorang reporter Metro Tv yang kehilangan haknya sebagai seorang pegawai media televisi sebagai akibat dari penguasaan frekuensi.

 

Ketua Jaringan Radio Komunitas Indonesia, Iman, memaparkan bahwa frekuensi merupakan kekayaan udara yang dimiliki oleh hidup orang banyak dan dipergunakan untuk kemakmuran rakyat, seperti yang terkandung dalam pasal 33 ayat 3 UUD 1994.


Namun, sumber daya yang awalnya milik masyarakat tersebut, bergeser menjadi milik kepentingan tertentu seperti yang terjadi dalam media massa di Indonesia saat ini.


Banyaknya penguasaan frekuensi tidak akan mengurangi jumlah frekuensi di udara dan tidak akan berubah, yang berubah adalah tekhnologinya dan kemungkinan semakin banyak media yang menguasai,ujar Iman saat menjadi pembicara.


Dosen UIN SGD Bandung Wawan Gunawan sebagai pengamat tayangan televisi pun turut berpendapat bahwa penguasaan frekuensi saat ini berakibat pada banyaknya pemberitaan atau tayangan yang tidak mendidik dan mencerdaskan masyarakat.


”banyak media yang menginformasikan berita yang tidak penting, sehingga media yang seharusnya memberitakan hal-hal yang penting malah memberitakan hal-hal yang sensasional,” ujar Wawan.


Share post:

Popular

Berita Terkait

UIN Bandung Lepas 1.500 Wisudawan pada Wisuda ke-109, FSH Kembali Raih Adhi Jati Utama

SUAKAONLINE.COM – UIN SGD Bandung menggelar Wisuda ke-109 dengan...

Diskusi Impunitas Pelanggaran HAM dalam Merawat Ingatan September Hitam

SUAKAONLINE.COM – Pelanggaran hak asasi manusia (HAM) dan kekerasan...

Terhalang UKT, Mahasiswa Baru Menanti Keringanan di Ambang Pengunduran Diri

SUAKAONLINE.COM - Di tengah banyaknya mahasiswa baru yang sudah...

Mahasiswa Baru PBAK 2026 Berceceran, Kurangnya Pengawasan dan Fasilitas Kampus

SUAKAONLINE.COM - Sebanyak 7.503 mahasiswa baru mengikuti Pengenalan Budaya...