" > 2 mnt membaca"> Panjat Tebing , Bangun Rasa Pantang Menyerah - Suaka Online
Fresh

Panjat Tebing , Bangun Rasa Pantang Menyerah2 mnt membaca

Dok.Pribadi . Memanjat Tebing Hawu (samping 125 agak kebelakang) jalur 12 runner

Dok.Pribadi . Memanjat Tebing Hawu (samping 125 agak kebelakang) jalur 12 Runner

SUAKAONLINE.COM- Fresh Bonjour!  Fresh Reader. Memanjat tebing merupakan aktivitas yang cukup memicu adrenalin. Memanjat tebing juga merupakan salah satu cara untuk melatih rasa pantang menyerah.  Sebuah filosofi yang cukup masuk akal jika dikaitkan dengan memanjat tebing yaitu sebuah harapan. Diibaratkan puncak tebing itu adalah harapan, maka memanjat adalah bagian dari proses perjuangan , dan disitulah ada rasa semangat juang.

Berbicara menganai  panjat tebing, salah seorang anggota Mahasiswa Pecinta Alam (Mahapeka) akan berbagi pengalamannya seputar panjat tebing. “Panjat tebing itu selain mengasah mental tingkat adrenalin juga bisa mengolah tubuh, banyak testimoninya bahkan walau udah tua tubuh kita tetap elegan,” ujar Asep Yuda Pamungkas alias Mamun kepada Suaka Minggu, (28/02/2016).

Perlu Fresh Redaer ketahui, istilah yang serupa dengan panjat tebing adalah wallclimbing. Bedanya, kalau wallclimbing itu memanjat di dinding, “yang kayak di kampus UIN gitu,” jelas Mamun. Sedangkan untuk istilah lain panjat tebing adalah rockclimbing dan urbanclimbing. Rockclimbing adalah kegiatan memanjat di daerah bebatuan. Sedangkan istilah urbanclimbing yaitu kegiatan memanjat di peradaban.

Mamun mengaku dirinya mengenal kegiatan panjat tebing dari UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa)  yang diikutinya yaitu Mahapeka. Baginya memanjat tebing merupakan aktivitas yang menyenangkan. Tak heran, panjat tebing menjadi hobbi dan petualangannya.

Panjat tebing selalu  identik dengan ketinggian. Nah, bagaimana dengan Fresh Reader yang takut akan ketingian ? Mamun akan berbagi tips bagi  yang takut sama ketinggian.  Yang pertama ubah pola pikir yang tadinya takut menjadi biasa saja. Sebab bagi yang pernah mencoba, panjat tebing itu aman kok Fresh Reader karena ada tali pelindungnya. Yang terpenting jangan ceroboh dan harus teliti memasang sabuk pengaman.

Bagi Fresh Reader yang phobia berlebihan, cobalah melakukan Rappelling, yaitu dengan menuruni tebing dengan terkendali. Rappelling adalah aktivitas petualangan yang sesuai bagi segala tingkatan keterampilan. Rappelling merupakan cara yang memukau untuk berinteraksi dengan alam. Kalau sudah terlatih, sejalannya waktu rasa takut itu akan hilang. Untuk wallclimbing, Fresh Reader bisa mencoba di halaman dekat aula multipurpose UIN SGD Bandung saat sore hari sambil menikmati senja. “Kalau lihat ada orang di wallclimbing samper ajah, biasanya kita adanya sore,” tutup Mamun.

Reporter              :  Laura Hilmi / Magang

Redaktur             :  Ulfah Choirun Nissa

 

Komentar Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ke Atas