UIN Bandung Meluncurkan Air Mineral Sunan Gunung Djati

Date:

- Advertisement -
Dok.pribadi

SUAKAONLINE.COM – UIN SGD Bandung mempunyai air mineral hasil produksi sendiri bernama Air Sunan Gunung Djati. Dalam  produksinya bekerja sama dengan PT. Muawanah Al-Ma’soem. Sumber mata air langsung berasal dari Gunung Manglayang. Namun masih banyak proses pengkajian yang harus dilakukan Pusat Pengembangan Bisnis UIN SGD Bandung demi legalitas dan kredibilitas kampus tetap terjaga.

Ketua Pusat Pengembangan Bisnis UIN SGD Bandung, Aam Abdillah mengatakan bahwa banyak pengkajian yang harus terlebih dahulu dilakukan. Pembungkusan, Biaya, dan pembuatan logo. Tujuan dibuatnya produk air mineral ini adalah untuk menambah pendapatan kampus, karena biaya pendidikan di kampus UIN SGD Bandung tergolong rendah jika dibandingkan dengan universitas lain.

Pembuatan produk ini diawali saat Rektor UIN SGD Bandung, Mahmud melakukan kunjungan ke UIN Sunan Ampel Surabaya yang sudah memiliki produk air mineral terlebih dahulu. Setelahnya, Mahmud melakukan rapat terkait pembuatan produk air mineral UIN SGD Bandung. Proses pembuatannya dimulai dengan melakukan berbagai riset harga jual, biaya produksi, dan  pembuatan logo yang memakan waktu berbulan-bulan.

Saat ini produk masih dilabeli dengan stiker bukan plastik biasa seperti dipasaran, karena Pusat Pengembangan Bisnis pun harus menangung harga tebus. Biaya promosi yang mahal dan tidak sesuai modal pun menjadi kendala dalam pemasarannya. Padahal sudah 30 persen dana keluar. Namun, Mahmud optimis akan meraup keuntungan 100 juta per tahunnya.

Air mineral UIN SGD Bandung sudah banyak disajikan diberbagai acara besar kampus. Agar lebih dikenal, Pusat Pengembangan Bisnis sudah membuat poster dan video iklan. Akhir bulan Februari direncanakan akan launching dan produk ini dijadikan sebagai produk yang masif. Seluruh mahasiswa harus mengkonsumsi air mineral tersebut, kantin pun tidak diperkenankan menjual produk lain.

”Diajukannya ini ke hak paten logo. Baru setelah itu kita harus memesan seluruh kebutuhan yaitu dari airnya, dari cup juga tutupnya. Memesan air 300ml saja butuh waktu sebulan. Kita sudah pesan 2000 galon. Jadi kita perkirakan akhir Februari lahir sebagai produk masif,” jelasnya. Selasa (12/2/2019).

Produk ini sebenarnya sudah dikenal oleh beberapa mahasiswa, terutama yang pernah mencobanya pada saat acara besar  kampus. Salah satu mahasiswa jurusan Kimia, Anggia Siti Febrianti berpendapat bahwa ia sangat mengapresiasi ide baru inovatif kampus untuk membuat produk air mineral.  Ia berharap agar UIN SGD Bandung dapat lebih harum namanya setelah produk tersebut dipasarkan.

Pendapat serupa juga  diungkap salah satu mahasiswa jurusan hukum, Ratri Indah Dewi saat diwawancarai via surel. “Bagus, jika kampus memproduksi air minum tersebut. Hasil produksi air minum bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan universitas dan bisa saja mendirikan perusahaan sendiri dan membangun lapangan pekerjaan.” pungkasnya.

Reporter : Gina Handayani/Magang

Redaktur : Lia KamilahBERITA TERKAIT:

Dok.pribadi

Share post:

Popular

Berita Terkait

Pengumuman Kelulusan Anggota Muda LPM Suaka Tahun 2026

Berikut nama-nama yang lulus menjadi anggota LPM Suaka tahun...

Panggung Kata dalam Balutan Seni Sastra

SUAKAONLINE.COM - Teater Awal Bandung menyelenggarakan lomba membaca puisi...

Ujian Keseimbangan Dosen di UIN Bandung Belum Selesai

SUAKAONLINE.COM, Infografis – Pertumbuhan jumlah mahasiswa di Indonesia terus...

Saksi Jejak Perjuangan dalam Meramu Kertas Usang

SUAKAONLINE.COM – Teriknya matahari dan padatnya lalu lintas  di...