Berlibur Sambil Belajar Bahasa Inggris di Pare

Date:

- Advertisement -

 

[Suakaonline]-Nama kampung inggris atau kampung pare akhir-akhir ini ramai dibicarakan. Kampung kecil yang terletak di Desa Pelem dan Tulungrejo, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri Jawa Timur ini mulai terkenal karena keunikannya. Ya, desa ini merupakan tempat jitu untuk berbelajar bahasa inggris.


Disebut kampung inggris karena sebagian besar rumah diperkampungan ini merupakan sebuah lembaga kursus bahasa inggris, jadi jangan heran jika setiap orang-orang disini berbicara menggunakan bahasa inggris.


Kampung ini biasa ramai didatangi pengunjung yang ingin belajar bahasa inggris setiap dua minggu sekali.


“Setiap tanggal 10 dan tanggal 25 setiap bulannya kami membuka pendafaran,” tutur Rachmat seorang pengajar lembaga kursus di Pare, Rabu (09/01).


Puncak ramainya kampung pare ini bisa dipastikan jika ada liburan semester genap ataupun ganjil. Kursus bahasa disana harganya bervariatif, dari harga Rp. 35.000/program sampai ada yang Rp. 100.000 perprogram tergantung kualitas lembaga kursus dan program bahasa yang di ambil, untuk mengetahui informasi mengenai harga dan reservasi camp bisa klik di: www.kampung-inggris.com.


Untuk menuju ke kampung Inggris bisa ditempuh dengan menggunakan kereta menuju Kediri, lalu setelah itu naik becak yang ada di depan stasiun menuju kantor pos Kediri. Perjalanan yang ditempuh dari stasiun kota Kediri ke kantor pos Pare menggunakan becak  sekitar 10 atau 15 menit dengan tarif maksimal Rp. 10.000 setelah itu naik angkot atau angkutan umum lainnya menuju kampung inggris dengan tarif Rp.7000 saja.


Walaupun tujuannya untuk belajar, tidak berarti datang ke kampung Inggris ini menjadi membosankan atau menjadi kaku. Pengunjung bisa berkeliling menggunakan sepeda untuk mencari tempat kursus dan sarana transpostasi disana.


Tentu saja karena di Kampung Inggris mayoritas penduduk dan pendatang memakai sepeda, jadi suasana berasa seperti jika pergi ke car free day setiap hari. Tempat penyewaan sepeda pun mudah sekali ditemukan, asal datang saat sebelum periode pendaftaran mulai atau pas pendaftaran buka. Karena jika pengunjung penuh, maka sepeda yang disewa bisa-bisa sudah habis. Harga sepeda juga bervariatif mulai dari Rp. 35.000 perbulan untuk sepeda ontel biasa hingga Rp.90.000 untuk sepeda sport seperti fixie.

 

Share post:

Popular

Berita Terkait

Diskusi Impunitas Pelanggaran HAM dalam Merawat Ingatan September Hitam

SUAKAONLINE.COM – Pelanggaran hak asasi manusia (HAM) dan kekerasan...

Desak Evaluasi Program Prabowo-Gibran, Mahasiswa Gaungkan “Merebut Kemerdekaan”

SUAKAONLINE.COM – Serikat Mahasiswa Jawa Barat Bergerak (SMJBB) menggelar...

Sidang Kedua Tahanan Aksi May Day 2026, Saksi Tak Ketahui Pelaku Pembakaran Pos Polisi

SUAKAONLINE.COM — Sidang kedua sembilan tahanan aksi May Day...

Sidang Perdana Sepuluh Terdakwa Aksi May Day 2026 Digelar, JPU Uraikan Dakwaan dan Ancaman Pidana Tujuh Tahun

SUAKAONLINE.COM — Sidang perdana sepuluh tahanan aksi May Day...