Ini Peran Pers Mahasiswa sebagai Media Alternatif

Date:

- Advertisement -
Pemimpin umum Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Suaka UIN SGD Bandung Robby Darmawan menjadi salah satu pemateri dalam Workshop Jurnalistik Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi International Women University (IWU), Sabtu (30/1/2016) di kantor KPID Jawa Barat, Bandung. Menurut Robby setidaknya ada lima tantangan pers mahasiswa sebagai media media alteratif. (Muhammad Ade/ Magang)
Pemimpin umum Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Suaka UIN SGD Bandung Robby Darmawan menjadi salah satu pemateri dalam Workshop Jurnalistik Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi International Women University (IWU), Sabtu (30/1/2016) di kantor KPID Jawa Barat, Bandung. Menurut Robby setidaknya ada lima tantangan pers mahasiswa sebagai media media alteratif. (Muhammad Ade/ Magang)

SUAKAONLINECOM, Bandung — Kini perkembangan media telah menjamur. Maka arus tsunami informasi pun tak terbendung. Media daring atau online menjadi menjadi salah satunya. Atas dasar itulah media alternative lahir.

Kejenuhan dari pers arus utama pun menjadi faktor munculnya media alternatif. Pemberitaan dalam media alternatif juga menghadirkan representatif sudut pandang yang berbeda dari pemberitaan media mainstream. Media alternatif dapat dibangun oleh pers mahasiswa.

“Jika media masa mainstream menyuarakan hal yang memang umum, tugas media alternatif menyuarakan suara yang tidak pernah disuarakan oleh arus pers utama. Salah satunya aktif di pers mahasiswa,” ujar pemimpin umum LPM Suaka UIN Bandung, Robby Darmawan pada Workshop Jurnalistik International Women University (IWU), Minggu (30/4/2016).

Robby mencontohkan Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Suaka sebagai salah satu media alternatif di Bandung. Kiprah Suaka dalam ranah pers mahasiswa dimulai sejak tahun 1986. Eksistensi Suaka pun masih terjaga hingga kini.

Robby menilai pers mahasiswa sebagai media alternatif di tataran kampus itu menjadi wadah aspirasi dan advokasi. Juga sebagai media belajar dan wadah untuk orang-orang kritis. Tapi meski hanya pers mahasiswa, independensi dalam pemberitaan harus ditegakkan.

“Keberadaan pers mahasiswa sangat penting di kampus. Untuk menjadi penyeimbang kehidupan kampus dan pengingat bagi seluruh tatanan sivitas akademika. Karena kampus tidak terlepas dari dinamika permasalahan,“ tegas Robby.

Reporter: Ismail Abdurrahman/ Magang

Redaktur: Ridwan Alawi

Share post:

Popular

Berita Terkait

Diskusi Impunitas Pelanggaran HAM dalam Merawat Ingatan September Hitam

SUAKAONLINE.COM – Pelanggaran hak asasi manusia (HAM) dan kekerasan...

Desak Evaluasi Program Prabowo-Gibran, Mahasiswa Gaungkan “Merebut Kemerdekaan”

SUAKAONLINE.COM – Serikat Mahasiswa Jawa Barat Bergerak (SMJBB) menggelar...

Sidang Kedua Tahanan Aksi May Day 2026, Saksi Tak Ketahui Pelaku Pembakaran Pos Polisi

SUAKAONLINE.COM — Sidang kedua sembilan tahanan aksi May Day...

Sidang Perdana Sepuluh Terdakwa Aksi May Day 2026 Digelar, JPU Uraikan Dakwaan dan Ancaman Pidana Tujuh Tahun

SUAKAONLINE.COM — Sidang perdana sepuluh tahanan aksi May Day...