Jejak Jati Diri

Date:

- Advertisement -

 

Ilustrasi: Freepik

Oleh: Rizky Tauhid Amalia*

Di bawah langit petang yang membisu,

aku sendiri, terperangkap dalam dunia yang fana.

Awan berbisik pilu, menyelimuti kalbuku yang terluka.

 

Kucari jawaban dalam keramaian,

fatamorgana yang selalu jadi jawaban.

Tuhan, jadikan aku pelita,

melindungiku dalam sudut gelapnya bahaya,

saat keputusasaan menghimpit jiwa.

 

Namun, terkadang aku ragu,

memandang bintang-bintang seperti ilusi,

seolah berbisik, “jangan menyerah.”

 

Dalam sunyi malam, kucari jati diri.

Bayangan samar, menari antara ada dan tiada.

Siapakah aku? Apa peranku?

Tersesat dalam lorong kehidupan.

 

Tuhan, berikan petunjuk-Mu.

Genggam tanganku dalam setiap langkah-Mu.

Berikan sinar-Mu, tuk menerangi muaraku.

Menuntun cahaya dalam kegelapanku.

 

Meski ketidakjelasan selalu menyelubungi diriku,

aku percaya Engkau selalu ada untuk mengulurkan tangan-Mu.

Hingga tiba pada saatnya jati diri ini terungkap karena naungan-Mu.

 

*Penulis merupakan mahasiswa Tasawuf dan psikoterapi 2023 serta anggota magang LPM Suaka*

Share post:

Popular

Berita Terkait

Aku Yang Bisu

*Oleh: Qarin Qurnaeni Katanya, aku napas bumiKatanya, aku layaknya urat...

Merdeka, untuk siapa?

*Oleh: Imam Syaban Abdurrahman Delapan puluh satu tahun telah berlalu,bendera...

Sayang, Aku Perempuan

*Oleh: Qonita Razinatul Amani Sayang, aku perempuan Aku lahir bersama...

Di Antara Sembilan Kursi

Mentari pagi mulai merangkak naik, mengantarkan langkah kaki Andre...