KKM Tahun 2014 Digelar Awal Maret

Date:

- Advertisement -

[Suakaonline] – Setelah terjadinya kesimpangsiuran ihwal pelaksanaan Kuliah Kerja Mahasiswa  (KKM) tahun 2014, akhirnya Lembaga Pusat Pengabdian Masyarakat (LPPM) UIN SGD Bandung yang mempunyai otoritas, menetapkan pelaksanaan KKM digelar pada bulan Maret mendatang.

 


Tema KKM yang diusung kali ini adalah Memelihara Kesatuan dalam Keragaman dan Keragaman dalam Kesatuan Umat. KKM merupakan sebuah kesempatan untuk mengamalkan ilmu yang didapat di bangku perkuliahan.

 


Syukriadi Sambas, selaku ketua LPPM, mengatakan melalui KKM, mahasiswa dituntut agar dapat berbaur dan berperan dalam memecahkan masalah yang ditemui di tengah-tengah masyarakat. “Maka kehadiran mahasiswa jangan sampai membawa masalah, tapi harus menjadi solusi masalah,” ucapnya saat ditemui Suaka, Kamis (09/01).

 


KKM tahun ini berlokasi di empat tempat, yaitu Kab. Sumedang, Kab. Subang, Kab. Purwakarta dan Kab. Cianjur. Tanggal 1 sudah siap di lapangan, nanti penempatan lokasi diambil dari kecamatan-kecamatan yang berbatasan dengan Kab. Bandung, Kota Bandung dan Kab. Bandung Barat,  supaya jaraknya lebih dekat. Menanggapi keluhan dari sebagian mahasiswa yang menganggap KKM terkesan ditunda-tunda “Itu masalah kesiapan semua pihak, terutama untuk hal-hal yang bersifat teknis, pengadaan buku pedoman dan itu baru diupayakan kurun waktu sekitar bulan Maret,” tambahnya.

 


Muhlis Dinlillah, mahasiswa Fakultas Dakwah dan Komunikasi tahun angkatan 2010, merasa sedikit heran dengan penentuan empat lokasi untuk KKM. “Biasanya juga kan KKM dilaksanakan di satu tempat,” ujar mahasiswa jurusan Jurnalistik tersebut. Jika KKM dilaksanakan di empat lokasi sekaligus, Muhlis melanjutkan, maka tujuan untuk melakukan perubahan bagi masyarakat sekitar tidak akan terfokus.

 


Panitia KKM sendiri terdiri dari tingkat universitas yang ujung tombaknya LPPM serta dari pihak fakultas. Disinggung ihwal teknis pembagian kelompok KKM, Syukriadi berujar, “Nanti ada agendanya. Nanti ada langkah-langkah yang harus dilakukan  yang disebut dengan diklat/orientasi,” pungkasnya.

 

 

Share post:

Popular

Berita Terkait

Mahasiswa Ushuluddin Gelar Aksi, Tuntut Tindak Lanjut Dugaan Pelecehan Seksual dan Pelanggaran Etika Akademik

SUAKAONLINE.COM – Kejadian berulang terkait dugaan pelecehan seksual dan...

UIN Bandung Lepas 1.500 Wisudawan pada Wisuda ke-109, FSH Kembali Raih Adhi Jati Utama

SUAKAONLINE.COM – UIN SGD Bandung menggelar Wisuda ke-109 dengan...

Diskusi Impunitas Pelanggaran HAM dalam Merawat Ingatan September Hitam

SUAKAONLINE.COM – Pelanggaran hak asasi manusia (HAM) dan kekerasan...

Terhalang UKT, Mahasiswa Baru Menanti Keringanan di Ambang Pengunduran Diri

SUAKAONLINE.COM - Di tengah banyaknya mahasiswa baru yang sudah...