
SUAKAONLINE.COM – Unit Kegiatan Khusus (UKK) Korps Sukarela Palang Merah Indonesia (KSR PMI) Unit UIN SGD Bandung menggelar program donor darah dan cek kesehatan gratis di Aula Abdjan Solaeman, Kampus 1 UIN SGD Bandung, Rabu (1/10/25). Kegiatan ini merupakan bentuk dari salah satu program pelayanan sekaligus untuk merayakan Milad KSR PMI ke-13.
Pelasanaan donor darah dan cek kesehatan ini bekerjasama dengan Puskesmas Cipadung, Unit Donor Darah Kota Bandung, dan Unit Layanan Psikologi (ULP) UIN SGD Bandung. Seluruh peserta yang mendaftar secara daring sebelum hari-h dapat menikmati sepuluh unit tes kesehatan yang disediakan, seperti pemeriksaan fisik, panca indra, screening HIV, screening kesehatan jiwa, pemeriksaan penyakit tidak menular, dan cek kesehatan lainnya.
Namun, untuk program donor darah terdapat syarat yang lebih merinci agar peserta yang mendaftar bisa melakukan donor darah. Ketua Pelaksana, Ayu mengatakan dari 120 peserta yang mendaftar, hanya enam puluh peserta yang lolos untuk melakukan donor darah. “Syarat untuk pendonor itu dihitung dari tekanan darah dan hemoglobin (HB)-nya. Tekanan darah normal berkisar antara 80-120, dan HB tidak boleh kurang dari 8,” ujarnya. Rabu (1/10/2025).
Salah satu peserta, Tatsa yang mengikuti tes kesehatan jiwa memberikan tanggapannya mengenai pelayanan yang ia dapatkan. Ia mengatakan bahwa tes tersebut memberikan ruang untuk bercerita, dan merasa nyaman saat bercerita. “Kita curahin keadaan kita aja sih. Mungkin jika yang terdengar perlu dikonsultasikan lebih, mereka akan memberikan rujukan. Tadi di dalam sepertinya ngasih saran juga ya, untuk konsultasi disini enak gitu,” katanya.
Setelah melakukan screening kesehatan jiwa, peserta diarahkan untuk melakukan rujukan ke ULP UIN SGD Bandung atau Puskesmas dengan membawa hasil tes kesehatan jiwa yang ia dapatkan dari petugas. “Kalau aku sendiri sih pilih yang disini aja, karena sebelumnya emang mau tapi sampai hari ini masih ragu untuk mencoba,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia berharap dari tes tersebut dapat membuat dirinya lebih sehat. “Untuk kesehatan luar itu alhamdulillah sehat, tapi untuk jiwa, batin itu kurang. Semoga setelah hasil dari rujukan disini, setelah cerita dari ini, aku sehat total. Dalam dan luar aku sehat, aamiin,” tutupnya.
Kegiatan kali ini merupakan pertama kalinya bagi KSR PMI, karena sebelumnya kegiatan donor darah ini selalu ada setiap tahun, yang menjadi pembeda ialah menggabungkan kegiatan donor darah dengan cek kesehatan gratis. Ayu menyadari terdapat hal yang harus diperbaiki dalam penataan dan alur kegiatan. “Semoga di tahun atau event berikutnya lebih baik lagi gitu dalam cara kita mengatur alur buat kegiatannya,” tanggapnya.
Mengusung tema “Harmonisasi Kemanusiaan”, bukan hanya dua program saja yang diusung, namun juga terdapat rangkaian kegiatan untuk memperingati Milad KSR PMI ke-13 yang dilaksanakan pada 4 Oktober serta seminar bertemakan kesehatan remaja yang dilaksanakan pada 12 Oktober yang akan datang.
Reporter: Annisa Nur Hanifah/Suaka
Redaktur: Mujahidah Aqilah/Suaka

