" > 3 mnt membaca"> Rhendra Anas: Tidak Ikut Forum Dema-F Karena Statusnya Belum Resmi - Suaka Online
Kampusiana

Rhendra Anas: Tidak Ikut Forum Dema-F Karena Statusnya Belum Resmi3 mnt membaca

Ilustrasi: Anisa Nurfauziah/Suaka

SUAKAONLINE.COM – Forum Dewan Eksekutif Mahasiswa Fakultas (Dema-F) UIN SGD Bandung pada Kamis, (7/5/2020) lalu melayangkan surat tuntutan kepada birokrasi kampus perihal UKT, kuota dan permasalahan yang dirasakan selama menjalani kuliah daring. Namun ada dua Dema-F yang tidak turut andil dalam surat tuntutan tersebut, yaitu Dema-F Psikologi dan Dema-F Fakultas Sosial dan Ilmu Politik (FISIP).

Formatur Ketua Umum Dema-F Psikologi terpilih, Rhendra Anas membeberkan bahwa untuk surat tuntutan yang dilayangkan kepada birokrasi kampus memang pihaknya tidak ikut terlibat karena permasalahan statusnya yang belum resmi. Namun, ia mengaku secara gerakan pihaknya juga melakukan hal yang sama di ranah fakultas dan sejalan dengan isi surat tuntutan Forum Dema-F UIN SGD Bandung.

“Dan saya sudah menyatakan juga bahwa apa yang teman-teman Forum Ketua Umum Dema UIN SGD Bandung rumuskan dan menjadi tuntutan ke rektorat saya mendukung penuh dan siap membantu,” ungkapnya saat diwawancarai Suaka, Rabu (3/6/2020). Ketua Umum Sema-F Psikologi, Riman Alfian menyampaikan bahwa tuntutan yang sudah digerakkan oleh Forum Dema-F UIN SGD Bandung sudah merepresentasikan mahasiswa.

Hal tersebut menurutnya karena masing-masing Dema-F telah melakukan komunikasi terlebih dahulu dengan pihak dekanat yang berangkat dari keresahan mahasiswa. “Tuntutan yang dibuat oleh teman-teman pun memang atas dasar kemanusiaan, melihat dampak dari berbagai aspek pada saat pandemi ini, yang menimpa bukan ke mahasiswa saja tapi ke wali mahasiswa juga. Kemudian ini pun memperlihatkan teman-teman Dema-F berkepihakan kepada mahasiswa dan tuntutan itu pun tujuannya untuk seluruh mahasiswa, bukan untuk golongan tertentu,” jelasnya saat diwawancara via daring, Selasa (2/6/2020).

Riman juga berpesan agar tuntutan tersebut segera ditindaklanjuti oleh birokrat kampus. Hal demikian disebabkan kuliah daring sudah berjalan cukup lama dan belum ada kebijakan yang berpengaruh signifikan kepada mahasiswa sehingga menurutnya wajar jika banyak mahasiswa yang resah. Dengan kekosongan Organisasi Mahasiswa (Ormawa) eksekutif di tingkat fakultas, maka tentu ada kegiatan yang tidak dilakukan.

Baca juga:  Panitia Ad Hoc Gelar Sosialisasi Jelang Pembentukan Ormawa-U

Wakil Dekan (Wadek) III Fakultas Psikologi, Irfan Fahmi menyampaikan bahwa ada kegiatan yang dikelola khusus oleh ormawa (Dema-F) dan kegiatan yang dikelola khusus oleh Wadek III serta adapula kegiatan kolaborasi. “Adapun untuk kegiatan kemahasiswaan yang dikelola oleh Dema tentu menjadi tidak ada. Namun demikian karena di Fakultas Psikologi, bidang kemahasiswaan juga dianggarkan untuk kegiatan maka beberapa kegiatan kemahasiswaan yang dikelola Wadek III fakultas tetap berjalan,” ungkapnya Kamis, (11/6/2020).

Dalam hal kegiatan yang dianggarkan untuk kegiatan Wadek, Wadek III melibatkan mahasiswa untuk merancang dan melaksanakan kegiatan. Hal tersebut disampaikan Irfan telah diketahui oleh formatur Ketua Umum Dema-F terpilih dan Ketua Umum Sema-F Psikologi. “Beberapa kegiatan yang dilaksanakan misalnya Khotmil Quran dan Takbir bersama secara daring. Di bulan Juni akhir atau Juli akan ada kegiatan seminar dan pelatihan kompetensi untuk mahasiswa. Dan sekiranya Dema-F sudah terbentuk maka dimungkinkan kolaborasi dan kerjasama dalam pelaksanaan kegiatannya.” Tutupnya.

Sebelumnya, Formatur Ketua Umum Dema-F Psikologi terpilih sudah melakukan proses pembentukan pengurus sejak bulan Februari, namun hingga kini belum juga terbentuk. Proses pembentukan pengurus diungkapkan oleh Rhendra sudah sampai di tahap akhir yaitu Forum Group Discussion (FGD), selanjutnya staffing dan pelantikan. Adapun selama bulan Maret hingga Juni, selaku Ketua Umum Dema- F terpilih menyiapkan pembentukan kepengurusan, ia juga mengaku bekerja sama dengan Ketum Sema-F menyampaikan keluh-kesah mahasiswa Fakultas Psikologi terhadap perkuliahan online ke pihak dekanat.

Reporter: Awla Rajul

Redaktur: Hasna Fajriah

Komentar Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ke Atas