setiap jejak mengikuti langkah yang terpinjam bersama kepulangannya
tanah pun menyaksi
kemenangan yang berturut diantara raut yang tersimpul
di kedalamannya tetap menipu walau biru mungkin atau putih sekalipun
yang terlihat pucat tak kuat menyelamatkan senyum yang terkubur
***
cerita tengah berlenggang menikung dikedua belah batu nisan
sebelum tubuh menukar renta
hingga saat usai memisah riwayatnya
semua akan membuang dan mengasingkan
di garis melintang kaku
yang siap melerai dan mengembalikan
jika berdiri tak sewajar mereka
***
duduk sajalah setinggi kursi itu, tuntunlah suara itu untuk
menjelmakan keinginannya hingga tak ada yang tertinggal
dan terkaburkan oleh jerit yang hanya menggaung
menidurkan arah hingga terbalik
***
hingga senja tak akan lagi mengukir hujan tak meminjam basah tak akan
meminjam dingin tak akan meminjam badai atau laut: sekalipun
embun, awan tak akan mengisahkan kepedihan lagi
akhiri saja, karena semua begitu melarutkan
***
Yuga Anugrah, mahasiswa Bahasa dan Sastra Inggris

