Suara untuk Bapak

Date:

- Advertisement -
Ilustrasi: Rini Zulianti/Suaka

Oleh: Auliya Umayna Andani*

Hidup yang tak biasa terkira

Mengulik setiap jawab yang tertutup

Bukankah bapak telah mengerti apa yang sedang terjadi ?

Bukankah kau sudah mendengar anakmu bertanya bagaimana cara selamatkan negeri?

…

Pak, coba kau dengar

Anakmu mendayu memohon pertolongan

Berteriak meminta keadilan

Bukankah wajah murammu pertanda kau sedang kebingungan?

Atau hanya selembar topeng penutup kebahagiaan?

…

Saat kau meminta

Memohon

Berharap anakmu berikan suara,

Mengapa mereka terlihat sangat bahagia?

Kau juga yang membantu menyambung asa

…

Kini, anakmu meminta

Tapi mengapa kau lebih mirip kura- kura?

Pak, lihat anakmu bertutur tanpa kata

Bahkan berdoa bukan lagi bersuara

…

Dulu, kau nampak bak lebih ahli dari Tuhan

Tapi kini hanya ada kata yang menyesakkan

Dengan wajah gembira

Tertawa

Sadarkah kau seberapa hina?

*Penulis merupakan mahasiswa jurusan Jurnalistik semester empat dan anggota magang LPM Suaka 2020

Share post:

Popular

Berita Terkait

Aku Yang Bisu

*Oleh: Qarin Qurnaeni Katanya, aku napas bumiKatanya, aku layaknya urat...

Merdeka, untuk siapa?

*Oleh: Imam Syaban Abdurrahman Delapan puluh satu tahun telah berlalu,bendera...

Sayang, Aku Perempuan

*Oleh: Qonita Razinatul Amani Sayang, aku perempuan Aku lahir bersama...

Di Antara Sembilan Kursi

Mentari pagi mulai merangkak naik, mengantarkan langkah kaki Andre...