Tabloid Suaka Edisi Januari 2026

Date:

- Advertisement -

Salam Pers Mahasiswa, Suaka!

Alhamdulillah, selesai sudah pengerjaan edisi terbaru tabloid Suaka yang disusun dengan sepenuh hati oleh kru magang angkatan 39 LPM Suaka. Edisi ini berfokus pada mempertanyakan komitmen kampus terkait beberapa permasalahan yang dijumpai mahasiswa selama kehidupan belajarnya di UIN SGD Bandung.
Dimulai dari polemik efisiensi anggaran yang berdampak besar bagi UIN SGD Bandung. Suaka menelusuri mulai dari seberapa besar pengurangan anggaran kampus kali ini dibandingkan dengan beberapa tahun terakhir, hingga merinci ke jumlah potongan anggaran per fakultas yang kami paparkan dalam Tanggap.
Alhasil, kampus dihadapkan pada dilema yang dalam untuk mempertahankan kualitas layanan di tengah pemotongan anggaran dari pemerintah. Lantas, bagaimanakah sikap kampus terhadap efisiensi ini? Seberapa besar dampaknya terhadap bidang akademik? Apa dampak yang dirasakan civitas akademika? Dan bagaimana baiknya kampus merespons efisiensi? Simak jawabannya yang dirangkum dalam rubrik Laporan Utama. Perihal efisiensi juga diceritakan dalam Komik.

Di samping itu, masalah pungli yang menghantui mahasiswa tiap kali ingin mengadakan acara atau kegiatan yang menyewa fasilitas kampus turut menjadi sorotan Suaka pada edisi ini. Rupanya, pungutan liar, yang tidak harus berupa uang, ini sudah bukan rahasia lagi dan selalu ada dari waktu ke waktu. Kami mengupas isu pungli di UIN SGD Bandung ini pada Laporan Khusus.

Pada Kampusiana, Suaka menyoroti dua isu penting yang mewadahi aspirasi civitas akademika UIN SGD Bandung. Pertama, mengenai permasalahan yang menyangkut Unit Layanan Psikologi (ULP) yang belum efektif. Kemudian dilanjut dengan pembahasan Sistem Informasi Prestasi Mahasiswa (SIMPRESMA) yang menjadi wadah pengembangan dan persaingan prestasi Mahasiswa.

Menarik nafas sejenak, Suaka mengajak pembaca untuk merenungi indahnya toleransi tiga agama di bawah atap Kelenteng Satya Budhi dalam Jejak. Kemudian rehat menikmati wisata Lembur Katumbiri di Kota Bandung pada Destinasi. Lalu melihat usaha Food Bank Bandung untuk mengurangi food waste yang dihadirkan di Selisik.

Suaka juga menyelami kisah kehidupan seorang difabel penderita dwarfisme yang berusaha produktif untuk menginspirasi kita semua yang dipaparkan dalam Sosok. Lalu, kembali ke lingkungan kampus, kami memasuki sudut pandang mahasiswa tunawisma yang berjuang untuk menempuh pendidikan di UIN SGD Bandung yang sayangnya masih kurang ramah terhadap difabel. Kisahnya dituangkan dalam rubrik Lensa.
Kemudian, dari kumpulan rubrik Fresh, ada Fresh Report yang menceritakan tantangan yang dihadapi mahasiswa yang merangkap bekerja. Fresh Free membicarakan tentang kebiasaan mengonsumsi kopi di kalangan mahasiswa. Fresh Style memaparkan gaya berpakaian ala Ghibli. Lalu Tekno Fresh mengangkat isu terkini tentang Internet of Things di era digital ini. Tidak lupa ada Resensi yang mengulas dua karya menarik untuk menambah wawasan pembaca.

Rubrik kolom pada edisi ini mengangkat isu kontroversial mengenai kebijakan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang memasukkan siswa bermasalah ke dalam barak militer. Selain itu, kami juga mengundang berbagai kontributor untuk mengisi rubrik-rubrik Opini, Cerpen, Karikatur, Puisi, dan Surat Pembaca. [Redaksi]

Klik link berikut untuk mengakses Tabloid Suaka Edisi Januari 2026 https://drive.google.com/drive/folders/1PctsCat89ysmUDGl35mjfi9XHSy-BD9C

Share post:

Popular

Berita Terkait

Tabloid Suaka Edisi Oktober 2023

Kampus Harus Jamin Sarana dan Prasarana Bagi Mahasiswa Disabilitas Dalam...

Tabloid Suaka Edisi Agustus 2023

KAMPUS HARUS PENUHI KEBUTUHAN MAHASISWA Pada bulan Oktober 2022...

Tabloid Edisi April 2018

  Salam Pers Mahasiswa! Tabloid Edisi April menjadi tabloid pertama...

Tabloid Suaka Edisi Mei 2017

Kampus Harus Lakukan Monitoring Regulasi dibuat untuk dipatuhi. Begitulah kodrat...