Salah seorang pegiat aksi kamisan, Feru memaparkan bahwa negara tidak mampu menghadirkan keadilan bagi korban-korban atas pelanggaran HAM, juga negara masih abai dengan adanya berita para penyintas dan keluarga korban. Ia juga menjelaskan bahwa negara tidak memberikan kepastian hukum yang bisa mengurangi pelanggaran HAM dimasa yang akan datang.
Dekan Fakultas Sains dan Teknologi, Hasna Aliah menyampaikan dalam sambutannya bahwa PBAK merupakan tahap awal pembentukan karakter mahasiswa. “PBAK dengan seluruh acara merupakan wahana awal pembentukan karakter mahasiswa baru. Karena pentingnya PBAK, maka kami dengan panitia berkomitmen melaksanakan PBAK yang kondusif dengan pembentukan karakter mahasiswa sesuai dengan predikat Fakultas Sains dan Teknologi yang merupakan fakultas umum yang berbasis Islam.” Ujarnya.
SUAKAONLINE.COM – Sebanyak 7764 mahasiswa baru mengikuti Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) secara virtual melalui Zoom Meeting dan disiarkan langsung melalui kanal YouTube UIN SGD Bandung, Senin (30/8/2021). Kegatan PBAK kali ini mengusung tema “Harmoni Dalam Kebangsaan dan Keberagaman Menuju Indonesia Emas”.
Sebanyak 718 wisudawan dari program sarjana, magister, dan doktor secara resmi dilantik oleh RektorUIN SGD Bandung, Mahmud pada Sabtu (28/8/2021). Acara Sidang Senat Terbuka Wisuda ke-82 tersebut dilaksanakan virtual dan disiarkan secara langsung di kanal Youtube UIN SGD Bandung.
SUAKAONLINE.COM - Sejumlah partisipan dari Aksi Kamisan Bandung mengadakan kegiatan Seruan Bersama Warna Warni Perangkat Aksi di Tamansari 11, Bandung, pada hari Rabu, (25/8/2021)....