Oleh: Mugni Mubaroq*
Entah apa yang terjadi di UIN Sunan Gunung Djati Bandung, ketika pembukaan OPAK di demo. Sebagai mahasiswa baru, serasa lancang dan tidak sopan, namun ini perlu di sampaikan karena untuk kebaikan. Belajar dari pengalaman pelaksanaan OPAK tahun 2012, penulis sebagai mahasiswa baru angkatan tersebut berpendapat bahwa ada beberapa hal yang perlu dievalusi pada acara tersebut, diantarnya:
1. Technical Meeting OPAK Dinilai Tidak Perlu Ada
Technical meeting (TM) Orientasi Pengenalan Akademik dan Kemahasiswaaan (OPAK) tidak perlu dilaksanakan, ada beberapa hal yang mendasari penulis menilai seperti itu.
Efisiensi Waktu
Pada TM OPAK 2012, pengumuman atau informasi yang di beritahukan panitia tentang peralatan maupun perlengkapan yang harus dibawa oleh peserta tidak memerlukan waktu yang banyak untuk disampaikan.
Efesiensi Tenaga
Panitia tidak perlu teriak-teriak, karena alat pengeras suara yang tak jelas, dan sound system yang tidak ada. peserta juga tidak perlu desak-desakan, kepanasan.
Efesiensi Biaya
Bagi peserta yang berasal dari jauh, untuk datang ke kampus diperlukan biaya yang tidak sedikit, (perlu dana untuk ongkos, dan makan), apalagi pengumuman yang sebentar dan tidak jelas, karena ada peserta yang diluar dan tidak ada sound system tadi.
Saran sebagai Alternatif Pengganti dari TM OPAK, diantaranya:
1) peralatan maupun perlengakapan OPAK diberitahukan lewat selebaran, yang diberikan pada saat penyerahan formulir OPAK.
2) pembertihuan lewat Online (website, jejaring sosial) sebagai bukti kemajuan teknologi di era globalisasi
Penulis mengira ini akan jauh lebih efektif dan efesien,
2. Pembagian Fasilitas
mahasiswa harus berdesak-desakan antri di Aula ketika pembagian fasilitas, dan ini seharusnya tidak terjadi. Penulis berpendapat sebaiknya pembagian fasilitas dilaksanakan di beberapa tempat, dan di fakultas masing-masing, agar menghindari berdesak-desakan antar peserta dan efisiensi waktu.
3. Penutupan Dipertanyakan
ada pembukaan pasti ada penutupan, aneh tapi nyata, itulah realita yang ada. Pelaksaan OPAK 2012 tidak ada penutupan acara. Entah apa yang terjadi, biar waktu yang menjawabnya nanti.
* Penulis adalah mahasiswa Fakultas Syariah dan Hukum Jurusan Hukum Pidana Islam

