2 mnt membaca"> Fakultas Kedokteran Masih Wacana - Suaka Online
Kampusiana

Fakultas Kedokteran Masih Wacana2 mnt membaca

UIN Bandung

Dok. Suaka

SUAKAONLINE.COM– Pembangunan Kampus II yang bertempat di Jalan Soekarno Hatta telah berlangsung, namun tidak dengan Fakultas Kedokteran. Pembangunan fakultas kedokteran masih dalam rencana dan kerjasama dengan berbagai pihak. Hal tersebut di ungkapkan oleh Rektor UIN SGD Bandung, Mahmud, Rabu (4/2/2016).

Menurut Mahmud, Fakultas Kedokteran telah dirancang. Yang dibutuhkan untuk membangun fakultas tersebut  dari infrastruktur dan sumber daya manusia (SDM).“Karena pola yang saya punya yaitu saya tidak mau apa yang dirancang nantinya tidak baik, kalau semuanya sudah pantas pasti akan kita jalankan, walaupun melakukan percepatan tanpa kita bekerja sama dengan berbagai pihak, itu akan nihil, apalagi untuk membangun butuh dana besar dan itu harus kita pikirkan,” ungkapnya.

Mahmud pun menyampaikan jumlah tanah untuk pembangunan Kampus II tersebut lebih luas dari Kampus utama, terbilang 28 hektar. Dari keluasan tanah tersebut terdapat hambatan salah satunya pembangunan Fakultas Kedokteran yang terhalang dana, Mahmud pun memilih untuk membenahi atau membuat penguatan fakultas yang ada.

“Saya ingin sekali fakultas yang ada ini sehat semua, maka dari itu kita terus berinovasi dan terus bergerak, bahkan saya juga ingin punya rumah Al-qur’an  untuk mahasiswa penghafal Al-quran dan sekarang kita sedang merencanakan untuk pembangunan masjid UIN, intinya ingin memanfaatkan yang ada dulu,” jelasnya.

Ketua Bagian Umum, Fathujaman mengamini perkataan Mahmud. Menurutnya, Fakultas yang ada akan dioptimalkan terlebih dahulu terlepas dari rencana besar yaitu pembangunan Kampus II dan termasuk Fakultas Kedokteran.

Fakultas Kedokteran tidak bisa berdiri tanpa adanya Rumah sakit dan tempat praktek mahasiswa, Fathujaman angkat bicara akan hal tersebut melihat belum adanya finalisasi serta dana tidak mencukupi.

“Kita sudah mantap dengan rencana Fakultas Kedokteran itu, kalau mengandalkan dari RAPBN sangat sulit, ketika masuk pada pendanaan APBN tidak memungkinkan untuk mendanai itu, jadi kita berupaya mencapai donatur mencari pihak ketiga untuk pengembangan pembuatan rumah sakit, kemudian sejalan dengan itu kita akan mengajukan secara sungguh-sungguh fakultas kedokteran,” pungkasnya saat di temui Suaka di ruangannya , Rabu (4/2/2016).

Perkembangan kampus II sudah dibangun gedung pasca sarjana luasan tiga  lantai serta fakultas-fakultas baru salah satunya kedokteran, dan tahun 2016 ini akan dibangun dua buah ruang kuliah.

“Lahan Kampus II itu tiga kali lipat, saya sangat bersyukur kampus kita punya lahan yang besar dan di tengah kota, karena disana ke depannya itu ada kereta cepat, pusat administrasi kota bandung,  masjid terapung disana, juga ada kota mandiri, jadi sangat strategis,” lanjutnya.

Fathujaman berharap lima tahun kedepan itu sudah beres dengan sumber anggarannya ada dari APBN. “harapan lima tahun kedepan itu sudah ada tiga gedung fakultas disana, tentu itu harapan besar kita, dan itu semua kita akan upayakan.”

Reporter :Ima Khotimah

Redaktur : Edi Prasetyo

Komentar Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ke Atas