Jalur PPA UIN Bandung Dihapuskan

Date:

- Advertisement -

 

[Suakaonline]-UIN SGD Bandung tidak menerima mahasiswa baru melalui jalur PPA untuk tahun akademik 2013/2014,. Hal tersebut diungkapkan oleh Sekretaris Pembantu Rektor 1, Isop.


“Sebenarnya ini bukan keinginan kami. Kami hanya melaksanakan instrumen dari Kemenag,” jelas Isop saat ditemui di gedung rektorat, Jum’at (05/04).


Ada 5 jalur yang dibuka dalam penerimaan mahasiswa baru tahun akademik 2013/2014. Pertama, jalur SNMPTN prestasi akademik (jalur undangan) yang kuotanya berjumlah 25%. Namun jalur ini telah berakhir pada tanggal 8 Maret2013 lalu.


Kedua, jalur SNMPTN tulis yang kuotanya berjumlah 15%. Lalu jalur ketiga dan keempat yaitu, SPBM-PTAIN yang dilaksanakan oleh Kementrian Agama (Kemenag). Terdapat jalur SPBM-PTAIN prestasi (jalur akademik) yang kuotanya 25%, dan jalur SPBM-PTAIN tulis, yang kuotanya 15%. Info lebih lanjut mengenai SPBM-PTAIN dapat diakses melalui website www.spmbptain.ac.id.


Sebenarnya, jalur PPA dialihkan melalui jalur SPBM-PTAIN prestasi (jalur akademik) yang langsung diurus oleh Kemenag, dan SNMPTN prestasi akademik (jalur undangan) yang diurus langsung oleh kemendiknas.


“Ketika dulu PPA berlangsung, terdapat kemungkinan masih bisa digoyang disini, walaupun sebenarnya susah. Dengan jalur PPA yang dialihkan ke jalur SPBM-PTAIN prestasi (jalur akademik) dan SNMPTN prestasi akademik (jalur undangan), bisa lebih terpantau secara keseluruhan langsung oleh pusat kemenag dan kemendiknas. Karena saat ini semua pendaftaran langsung melalui sistem online,” ujar Isop.


Dengan jalur PPA yang dialihkan ke jalur SPBM-PTAIN prestasi (jalur akademik) dan SNMPTN prestasi akademik (jalur undangan) telah terasa perubahan yang signifikan. Terlihat dari jumlah pendaftar SPBM-PTAIN prestasi (jalur akademik) dan SNMPTN prestasi akademik (jalurundangan) yang saat ini sudah mencapai sekitar 11.000, daripada tahun lalu yang hanya 971 orang.


“Dengan perubahan yang baru ini, saya berharap terjadi peningkatan kualitas. Karena tidak dipungkiri bahwa kualitas bisa dilihat dari berapa besar peminatnya,” pungkas Isop.


 

Share post:

Popular

Berita Terkait

UIN Bandung Lepas 1.500 Wisudawan pada Wisuda ke-109, FSH Kembali Raih Adhi Jati Utama

SUAKAONLINE.COM – UIN SGD Bandung menggelar Wisuda ke-109 dengan...

Diskusi Impunitas Pelanggaran HAM dalam Merawat Ingatan September Hitam

SUAKAONLINE.COM – Pelanggaran hak asasi manusia (HAM) dan kekerasan...

Terhalang UKT, Mahasiswa Baru Menanti Keringanan di Ambang Pengunduran Diri

SUAKAONLINE.COM - Di tengah banyaknya mahasiswa baru yang sudah...

Mahasiswa Baru PBAK 2026 Berceceran, Kurangnya Pengawasan dan Fasilitas Kampus

SUAKAONLINE.COM - Sebanyak 7.503 mahasiswa baru mengikuti Pengenalan Budaya...