Puisi

Jiwa Yang Pulang

Ilustrasi: Putri Saiba/Suaka

Oleh: Nia Nur Fadillah*

Aku tak berharga
Bak puisi sang maestro Chairil Anwar
Aku binatang jalang
Dari kumpulannya yang terbuang

Jauh dari tanah airku
Membawaku ke tempat yang penuh pilu
Dengan semua janji manismu
Kau tipu aku

Tak pasti apa yang kulakukan
Tapi ku tak sendirian
Tak pasti apa yang harus kulakukan
Tapi aku butuh pertolongan

Tolong!
Hai tuan di sana tolong kami !
Tolong kami!
Bebaskan kami!

Apa ku tak berharga?
Hingga kau menjual nyawa
Apa kau insan manusia?
Tega mempermainkan nyawa

Disini aku menunggu
Berharap akan hal yang tak pasti
Atas semua kepastian yang ku nanti-nanti

Dari balik mejanya sang tuan menjawab
Atas semua kepastian yang ku rindukan
Bukan! Bukan aku, tapi yang kami rindukan

Terima kasih tuan kami bisa tidur tenang
Ku bukan binatang jalang, aku sudah pulang

*Penulis merupakan mahasiswa jurusan Jurnalistik semester dua, serta anggota magang LPM Suaka

Komentar Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ke Atas