Kendala UMPTKIN 2023, Jarak Pendaftaran dengan Ujian Terlalu Dekat

Date:

- Advertisement -
Suasana pelaksanaan Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN) 2023 Di Gedung Lecture Hall (LH) Kampus 1 UIN SGD Bandung, Selasa (30/5/2023). (Foto: Fachrul Naufal/Magang).

SUAKAONLINE.COM – Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN) Tahun 2023 kembali digelar menggunakan Sistem Seleksi Elektronik (SSE) di Gedung Lecture Hall (LH), Kampus 1 UIN SGD Bandung. UMPTKIN 2023 dilaksanakan secara online-onsite sejak tanggal 29 Mei – 6 Juni 2023.

UM-PTKIN berlangsung secara serentak oleh 59 PTKIN di seluruh Indonesia dengan metode SSE yang tidak lagi menggunakan kertas (paperless). Total pendaftar UM-PTKIN 2023 berjumlah 12.088 se-Indonesia dengan jumlah sebanyak 5.653 peserta tes melaksanakan ujian di UIN SGD Bandung.

Kepala Pusat Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB), Erihadiana menjelaskan bahwa terdapat beberapa kendala yang dirasakan oleh pihak Penerimaan Mahasiswa Baru sedari persiapan sampai dengan pelaksanaan. Ia menjelaskan jarak pendaftaran dan ujian terlalu dekat sehingga ia merasa kewalahan dalam mempersiapkan ujian.

“Kan kita harus menentukan berapa jumlah ruangan dan jumlah peserta, nah kita baru punya kepastian ruangan dan peserta itu kira-kira tanggal 20. Jadi terlalu singkat dalam penentuan pengawas-pengawasnya yang itupun harus ditentukan dari masing-masing fakultas, belum lagi harus diberikan pengarahan, jadi waktunya agak gak cukup karena itu hanya beberapa hari menuju waktu pelaksanaan ujiannya” ujarnya, Selasa (30/4/2023).

Problematika lain yang dirasakan ialah waktu perkuliahan yang dinilai crowded dan ditakutkan membuat suasana kampus menjadi tidak kondusif selama ujian berlangsung. “Kita kan juga memperhitungkan waktu perkuliahan juga, jadi kita usul kepada pimpinan bagaimana kalau kuliah di online-kan saja agar tidak terjadi kemacetan dan crowded dikampus,” lanjutnya.

Terakhir Eri menambahkan UMPTKIN tahun ini terasa lebih lama dikarenakan adanya tanggal merah pada tanggal 1 juni yang mana merupakan hari Pancasila. “Sebenarnya tetap 5 hari, jadi hari kamis kan libur jumatnya cuti bersama, jadi kita mulai lagi senin, selasa gitu. Harusnya kalau gak kepotong tanggal merah, jumat juga sudah selesai,” lanjutnya.

Di sisi lain salah satu peserta UMPTKIN asal Banjaran, Farida Afnan, mengunkapkan keluh kesahnya pada saat awal mendaftar sampai akhirnya ujian di UIN SGD Bandung. “Kan waktu pendaftaran itu jangka waktunya lama banget ya sekitar satu bulan lebih. Nah, pas mau daftar itu sempet kebingungan mau milih jurusan soalnya kan aku awalnya mau banget ambil jurusan Psikologi, tapi pas SNBP itu gak keterima jadi mulai mikir-mikir lagi,” ujarnya Jumat, (02/06/2023).

Lebih lanjut, Farida juga memberikan pesan kepada para pihak berwenang yang mengurusi UMPTKIN agar menambahkan fitur seperti Try Out (TO) dan menambahkan data peserta tahun lalu. “Kalau bisa untuk UMPTKIN tahun depan, website–nya itu lebih lengkap lagi ditambah dengan fitur latihan TO, dan di bagian data itu ada jumlah peserta tahun lalu. Sehingga kita sebagai peserta bisa menganalisis persentase gambaran lulus atau tidaknya,” tutupnya.

Reporter : Fachrul Naufal/Magang

Redakur: Muhammad Fajar Nurohman/Suaka

Share post:

Popular

Berita Terkait

Mahasiswa Ushuluddin Gelar Aksi, Tuntut Tindak Lanjut Dugaan Pelecehan Seksual dan Pelanggaran Etika Akademik

SUAKAONLINE.COM – Kejadian berulang terkait dugaan pelecehan seksual dan...

UIN Bandung Lepas 1.500 Wisudawan pada Wisuda ke-109, FSH Kembali Raih Adhi Jati Utama

SUAKAONLINE.COM – UIN SGD Bandung menggelar Wisuda ke-109 dengan...

Diskusi Impunitas Pelanggaran HAM dalam Merawat Ingatan September Hitam

SUAKAONLINE.COM – Pelanggaran hak asasi manusia (HAM) dan kekerasan...

Terhalang UKT, Mahasiswa Baru Menanti Keringanan di Ambang Pengunduran Diri

SUAKAONLINE.COM - Di tengah banyaknya mahasiswa baru yang sudah...