KRI Nanggala 402: Kapal Selam Bertitel Monster Laut Indonesia

Date:

- Advertisement -

SUAKAONLINE.COM, Infografis – KRI Nanggala 402 yang hilang dipeperairan laut Bali Utara akhirnya. Saat ditemukan, kapal selam tersebut sudah terbagi menjadi tiga bagian. Dan 53 awak kapal selam KRI Nanggala 402 dinyatakan gugur. Sebelumnya upaya penyelamatan telah dilaksanakan. Berbagai armada Tentara Nasional Indonesia (TNI) telah dikerahkan untuk ikut membantu mencari hilangnya KRI Nanggala 402.

Beberapa negara juga mengarahkan armadanya untuk membantu. Australia mengirimkan kapal Fregrat HMAS Ballarat dan kapal tanker HMAS Sirius. Amerika Serikat mengirimkan satu unit pesawat pemburu kapal selam Boeing P-8 Poseidon. Singapura mengirimkan kapal penyelamat kapal selam (Submarine Rescue Vessel) MV Swift Rescue. Malaysia mengirimkan MV Mega Bakti. India juga mengirimkan SRV, yaitu SCI Sabarmati.

KRI Nanggala merupakan kapal yang didesain untuk bertahan pada kedalam 300 meter. Dan dengan usia lebih dari 40 tahun, diperkirakan ketahanannya kurang dari 300 meter.  Sedangkan saat ditemukan oleh Remotely Operated Vehicle (ROV) milik Singapura, KRI Nanggala berada pada kedalam 838 meter.

Namun penyebab awal yang membuat KRI Nanggala tenggelam masih belum bisa dipastikan. Melansir dari CNN Indonesia, ada tiga faktor yang mungkin menyebabkan KRI Nanggala tenggelam. Satu, karena tidak berfungsinya sistem ballast yang dapat mengatur ketinggian penyelaman kapal. Dua, karena tidak berfungsinya hydroplane atau sayap di badan kapal. Tiga, rusaknya Pressure Hull (lambung kapal) yang melindungi kapal dari tekanan air.  

Penyebab awal dapat diketahui melalui identifikasi langsung terhadap bangkai kapal KRI Nanggala. Tentunya harus memindahkannya ke daratan terlebih dahulu. Untuk menariknya ke daratan, diperlukan alat yang mampu menarik bobot sebesar KRI Nanggala, dan bobot yang dimiliki KRI Nanggala sekitar 1300 ton.

Dengan diangkatnya KRI Nanggala, dapat diketahui penyebab awal dari tenggelamnya kapal ini. Juga akan menjawab tanya masyarakat apakah tenggelamnya KRI Nanggala disebabkan karena human error atau disebabkan faktor alam. Serta dapat menjadi saksi sejarah gugurnya 53 awak kapal selam yang dapat disaksikan oleh masyarakat. 

Peneliti : Maula Tamimi/Magang 

Desain : Siti Hanna Alaydrus/Suaka

Sumber : kompas.id, CNNIndonesia, AntaraNews

Share post:

Popular

Berita Terkait

Kecenderungan Menyalahkan Korban Pada Kasus Femisida

SUAKAONLINE.COM, Infografis – Kasus femisida di Indonesia kian meningkat...

10 Bulan Molor, Mempertanyakan Marwah Ormawa Universitas

SUAKAONLINE.COM, Infografis – 1 tahun 10 bulan berlalu sejak...

Mengusung Paslon Tunggal, Apakah Musma U Kembali Dilaksanakan dengan Aklamasi?

SUAKAONLINE.COM, Infografis - Kamis, 18 Juni 2026, verifikasi calon...

Update Jumlah Guru Besar UIN Bandung Tahun 2026

SUAKAONLINE.COM, Suakadatacenter – UIN SGD Bandung secara rutin melantik...