" > 2 mnt membaca"> Kuota Dihapuskan, Aljamiah Kembali Buka Pendaftaran Wisuda ke-77 - Suaka Online
Terkini

Kuota Dihapuskan, Aljamiah Kembali Buka Pendaftaran Wisuda ke-772 mnt membaca

Dok.Suaka

SUAKAONLINE.COM – Setelah sempat ditutup dan menuai protes dari sejumlah calon wisudawan, Bagian Akademik UIN SGD Bandung kembali membuka pendaftaran untuk wisuda ke-77 periode Januari 2020 tanpa batasan kuota. Pendaftaran dibuka pertanggal Senin, 30 Desember hingga terakhir pada tanggal 31. Registrasi via online di website universitas juga sudah kembali normal.

“Pendaftaran wisuda ke-77 dibuka lagi sampai tgl 31 Desember, batasan kuotanya ditiadakan, di website juga sudah dibuka lagi,” Jelas Kasubbag Humas UIN SGD Bandung, Rohman Setiawan saat ditemui Suaka di ruangannya, Senin, (30/12/2019)

Rohman menyebut keputusan tersebut baru diinformasikan bagian Akademik kepadanya Senin siang, setelah sebelumnya sejumlah mahasiswa dan perwakilan Sema-U melakukan pertemuan dengan Wakil Rektor (Warek) 1 Bidang Akademik membahas perihal keluhan pengkuotaan wisuda ke-77. Sementara saat ditanya mengenai skema pelaksanaan wisuda mendatang, ia memastikan pelaksanannya akan tetap satu gelombang, namun dengan catatan kemungkinan jumlahnya yang membludak akan sulit menampung orang tua wisudawan untuk masuk.

“Iya satu hari (wisuda ke-77), waktu dua gelombang itu kan dibagi ganjil genap, ya resikonya begitu kalau melebihi kuota di 1.500 wisudawan paling orang tua nggak bisa masuk lagi, 1.200 masih bisa lah,” tambahnya.

Rohman tak menampik adanya ketentuan pembatasan jumlah calon wisudawan belakangan menuai persoalan, pasalnya masih ada Fakultas yang baru menyelesaikan sidang munaqosah tepat di hari yang sama saat kuota wisuda telah tercukupi dan pendaftaran ditutup. Hal ini juga lah yang menjadi keluhan utama yang disampaikan oleh Ramdana Giwangkara bersama empat mahasiswa lainnya yang menghadap Warek 1 Senin Pagi (30/12).

Desakan utama yang disampaikan dalam pertemuan tersebut ialah penghapusan sistem pengkuotaan wisuda. Sehingga keluarnya keputusan Universitas yang membuka kembali pendaftaran Senin kemarin dipandang Ramdhanamembantu memperjelas nasib calon wisudawan yang sempat terkatung-katung. Apalagi sempat tersiar kabar calon wisudawan yang tidak tertampung di seremonial Januari mendatang akan di alihkan untuk wisuda ke-78 yang dijadwalkan Juni 2020.

Baca juga:  Hari Raya Galungan, Maknai Kebaikan Melawan Keburukan

“Alhamdulillah itu sudah menjawab keluhan kami, namun ada beberapa poin yang belum, seperti tidak sinkronnya informasi yang ada di website dengan yang ada di surat edaran,” ujar mahasiswa jurusan Agroteknologi angkatan 2015 inisaat dihubungi via whatsapp.

Surat edaran yang dimaksud Ramdhana ialah surat pengumuman yang ditanda tangani oleh Rektor UIN SGD Bandung pertanggal 2 Desember dengan nomor surat  B-1134/Un.05/1.1/PP.00.9/12/2019 . Dalam surat tersebut berisikan 6 poin pengumuman, salah satunya informasi bahwa pendaftaran akan otomatis ditutup saat pendaftar telah mencapai 1.000 wisudawan. Namun ketentuan ini tidak disebutkan dalam pengumuman yang ada di website resmi wisuda.uinsgd.ac.id.

Reporter: Abdul Azis Said

Redaktur: Lia Kamilah

Komentar Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ke Atas