Lagi, Hamas Gelar Aksi Demo Tuntut Rektor Mundur

Date:

- Advertisement -
demo selasa 1april
Suasana saat audiensi antara para demonstran dengan pihak Rektorat yang diwakili oleh Wakil Rektor III M. Ali Ramdhani di dalam gedung Rektorat UIN SGD Bandung, Selasa (1/4). [Foto: Nita Juniati/Magang]

SUAKAONLINE.COM – Selang beberapa hari, sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Aksi Mahasiswa Sunan Gunung Djati (Hamas) untuk kedua kalinya kembali menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung Rektorat UIN SGD Bandung, Selasa (1/4).

Tuntutan Hamas masih sama dengan tuntutan pada aksi sebelumnya, Jumat (28/3) yakni menuntut Rektor UIN SGD Bandung Deddy Ismatullah untuk turun dari jabatannya. Pada aksi kali ini, Hamas membawa sejumlah masa aksi yang lebih banyak dan sambil membawa replika mayat sebagai representasi dari rektor yang telah mati.

Setelah berorasi, para demonstran akhirnya ditemui Wakil Rektor III M. Ali Ramdani didampingi Pembantu Dekan (PD) III Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Ujang Saefulloh. Massa aksi juga diperbolehkan masuk ke gedung Rektorat untuk beraudiensi. Dalam audiensi, Ali menjelaskan bahwa rektor sudah mendengar dan menerima semua yang dikeluhkan.

Ali pun menghaturkan terima kasih kepada para demonstran yang tidak anarkis ketika aksi berlangsung. “Saya mengucapkan terima kasih kepada mahasiwa yang telah menyuarakan aspirasinya, dan tidak berdemo dengan anarkis,” katanya.

PD III, Ujang Saefulloh juga turut menanggapi tuntutan Hamas ihwal pernyataan rektor yang mendukung pencalonan Suryadharma Ali sebagai Calon Presiden 2014. Menurutnya rektor hanya salah ucap dan hal tersebut terucap secara spontan. “Lagi pula Suryadharma Ali pun belum mencalonkan sebagai presiden, itu hanya spontanitas rektor saja,” ujarnya.

Pernyataan itu spontan ditanggapi oleh Egi Gilang, salah satu demonstran. Menurutnya, tidak mungkin seorang profesor seperti Deddy Ismatullah salah berucap. “Dirinyakan rektor, ko hal seperti itu bisa salah ucap kan tidak logis,” ungkapnya.

Selain itu, hasil dari audiensi tersebut yakni pada hari Kamis (3/4) nanti, Deddy Ismatullah akan meminta maaf ihwal pernyataannya tersebut kepada seluruh civitas akademika UIN SGD Bandung dan dihadapan media-media massa.

Reporter : Nita, Robby, Mega/Magang

Redaktur : Adi Permana

Share post:

Popular

Berita Terkait

UIN Bandung Lepas 1.500 Wisudawan pada Wisuda ke-109, FSH Kembali Raih Adhi Jati Utama

SUAKAONLINE.COM – UIN SGD Bandung menggelar Wisuda ke-109 dengan...

Diskusi Impunitas Pelanggaran HAM dalam Merawat Ingatan September Hitam

SUAKAONLINE.COM – Pelanggaran hak asasi manusia (HAM) dan kekerasan...

Terhalang UKT, Mahasiswa Baru Menanti Keringanan di Ambang Pengunduran Diri

SUAKAONLINE.COM - Di tengah banyaknya mahasiswa baru yang sudah...

Mahasiswa Baru PBAK 2026 Berceceran, Kurangnya Pengawasan dan Fasilitas Kampus

SUAKAONLINE.COM - Sebanyak 7.503 mahasiswa baru mengikuti Pengenalan Budaya...