" > 3 mnt membaca"> Menikmati Indahnya Paronama Alam Kawah Kamojang - Suaka Online
Lingkungan dan Kesehatan

Menikmati Indahnya Paronama Alam Kawah Kamojang3 mnt membaca

 

[Suakaonline]-Gunung Kamojang atau sering pula disebut Kawah Kamojang, merupakan tempat wisata eksotis yang tak kalah populer dengan tempat wisata lainnya. Tak ayal di akhir pekan banyak para wisatawan domestik dan mancanegara berkunjung ke taman wisata ini untuk rehat sejenak dalam aktivitasnya.


Bagi Anda yang belum pernah mengunjungi Tempat Wisata Kawah Kamojang, memang amat sangat sulit untuk mengetahuinya, dikarenakan posisi tempat dan jalan yang harus di lalui amat berliku-liku. Terletak di kawasan wisata cagar Alam Desa Cibeet dan Desa Randukurung perbatasan antara Kabupaten Bandung dan Kabupaten Garut, kontur jalan yang nanjak mudun menjadi kendala bagi pengendara yang harus amat sangat hati-hati untuk melaluinya.


Untuk menuju ke tempat Wisata Kawah Kamojang Anda bisa melaluinya selama 3 jam perjalanan dari Kota Bandung melalui jalan tembusan Kec. Rancaekek dan Kec. Majalaya, dengan jarak tempuh sepanjang 40 Km. Dan juga 2 jam dari Kota Garut melalui jalan tembusan Kec. Samarang dengan jarak tempuh sepanjang 25 Km.


Sebelum kita memasuki kawasan Wisata Kamojang kita di suguhi dengan pemandangan yang tak biasa dan akan Anda temui yaitu pipa-pipa besar PLTP yang di kelola PT. Pertamina dan PT. Indonesia Power, juga deretan pohon pinus yang membentang di pinggiran jalan menuju Kawah Kamojang serta aroma bau belerang yang pekat menusuk hidung kita.


Pemandangan alam yang sangat indah merupakan harga jual tinggi bagi tepat ini, banyak deretan pepohonan Pinus yang menghiasi sepanjang jalan untuk menuju tempat wisata ini, terlebih harga tiket masuk yang sangat murah merupakan daya tarik utama bagi para pengunjung, hanya dengan harga tiket masuk Rp. 11.000-, bagi kendaraan roda dua dan Rp. 60.000-, bagi kendaraan roda empat kita bisa menikmati keindahan Alam yang masih indah dan sangat eksotis dilihatnya.


Di sini terdapat 23 kawah dan 2 diantaranya berbentuk danau dengan Asap yang mengepul dari Permukaan Airnya. Din Syamsyudin (38), seorang pengunjung asal Bogor menuturkan, baru kali ini ia menemukan tempat wisata yang harga tiketnya tidak menguras kantong. Selain itu, harga tiket yang amat murah sangat berbanding terbalik dengan keindahan alamnya.

 

“Masih asri dan nyaman untuk mengajak seluruh keluarga, ucapnya, Minggu (03/03).

 

Senada dengan Din, Pipit Fitriani (19) salah satu pengunjung tempat wisata ini mengatakan hampir kesekian kalinya ia datang ke tempat ini untuk rehat sejenak dari aktivitas sehari-hari yang amat sangat menyibukan dalam pekerjaan.

 

“Pemandangan alam yang sangat indah dan dihiasi banyak deretan pepohonan pinus dan berbagai tumbuhan hijau sehingga membuat fresh bagi mata saya,” tambah Pipit yang ditemui di tempat wisata Kawah Kamojang di waktu yang sama.

 

Kawah-Kawah Mengagumkan

 

Bukan hanya Kawah kamojang saja, di Taman Wisata Cagar Alam Kamojang kita bisa menemui kawah-kawah lainnya yaitu Kawah Manuk Kawah Manuk, Kawah Berecek, Kawah Sekarat, Kawah Gendang, Kawah Api, Kawah Setikcas, Kawah Hujan, Kawah Baru, dan Kawah Kereta adalah kawah yang paling menarik perhatian karena uap gas yang keluar dan memiliki tekanan yang sangat luar biasa yaitu 2,5 Bar.

 

Berjalan sedikit sekitar 500 meter ke atas kita bisa menemukan tempat mandi sauna yang di hasilkan dari sembuaran asap yang keluar dari tumpukan bebatuan yang keluar dari Kawah Hujan.

 

Mbah Koko (80), seorang juru kunci Kawah Kamojang menuturkan, mandi sauna tersebut dapat membantu menyembuhkan penyakit seperti stroke, jantung, influensa, Kulit, Rematik dan tekanan darah tinggi.

 

Selain kawah-kawah yang mengagumkan, jika kita beruntung di area Cagar Alam Kawah kamojang kita bisa menjumpai berbagai Satwa langka dan tanaman Hutan yang asing tumbuh di sekitaran Taman Wisata Cagar Alam Kamojang, seperti Macan Tutul, Tringgiling, Lutung, Ayam Hutan, Anjing Hutan, Babi Hutan dan Beraneka Jenis burung, di tambah tanaman Pakis dan macam-macam Anggrek.

 

Jadi, jika kita bermain ke Taman Wisata Cagar Alam Kamojang jangan lupa untuk membawa teropong jika kita ingin melihat satwa lebih dekat.

 


 

Komentar Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ke Atas