Kampusiana

Webinar Legislatif, Gamal Albinsaid: Think Big, Act Small

Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi Ahmad Sarbini tengah menyampaikan sambutan dalam Webinar Legislatif yang digelar oleh Senat Mahasiswa Fakultas Dakwah dan Komunikasi di Zoom Meeting, Selasa (11/1/2022). (Foto: Alya Muhtar/Suaka)

SUAKAONLINE.COM – Senat Mahasiswa Fakultas Dakwah dan Komunikasi menggelar Webinar Legislatif melalui Zoom Meeting, Selasa (11/1/2022). Acara ini mengangkat tema “Peran Pemuda dalam Pancasila dan Legislatif Menghadapi Bonus Demografi Indonesia di era V.U.C.A”, dan dihadiri sebanyak 45 perserta dari berbagai kalangan.

Ketua Pelaksana Acara, Agung Gumelar mengatakan tujuan diadakannya webinar ini untuk menyadarkan peran dan fungsi mahasiswa saat ini. Terutama dalam menghadapi bonus demografi pada tahun 2045 mendatang, di mana jumlah usia muda lebih banyak dari pada jumlah usia tua.

“Adapun tujuan dari terselenggaranya acara ini adalah menumbuhkan kesadaran, semangat, dan pentingnya peran pemuda dan mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa untuk nantinya bisa menghadapi bonus demografi di era VUCA saat ini,” ujar Agung, Selasa (11/1/2022).

Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Ahmad Sarbini menyebutkan acara seperti ini akan menumbuhkan inspirasi dan motivasi di kalangan mahasiswa. “Acara-acara seperti ini akan memberikan inspirasi, motivasi kepada kawan-kawan semuanya. Dewasa cara berpikirnya, dewasa cara berbuatnya, dewasa cara mengambil keputusannya, termasuk dewasa cara bergaul serta mengembangkan dirinya,” jelasnya dalam sambutan.

Menurut salah satu narasumber, Ahmad Yani memaparkan terdapat beberapa peran pemuda yang berkaitan dengan moralitas. Pertama, saling menghargai dan toleransi. Kedua, menghindari pergaulan bebas yang menjurus ke hal-hal negatif. Ketiga, menjaga nilai-nilai kebaikan. Keempat, sebagai penjaga moral.

Ia juga menekankan bahwa sebagai pemuda dan mahasiswa harus berani terjun ke dalam politik praktis. “Hari ini bukan banyaknya kerusakan yang dilakukan oleh orang tidak baik, tapi banyaknya kerusakan yang dilakukan oleh orang-orang baik yang tidak terjun di daam pemerintahan dan hal yang lain,” tambahnya.

Salah satu dari 50 Most Impactful Social Innovator in The World (Global Lesting), Gamal Albinsaid, menjelaskan terkait cara memotivasi diri dalam konteks pengembangkan diri. Terdapat tiga mindset penting bagi pemuda dan mahasiswa yakni, pertama, keluar dari zona nyaman. Kedua, mempunyai growth mindset. Ketiga adalah keseimbangan antara critical thinking dan creative thinking.

Gamal juga menuturkan tumbuhkan rasa bersalah ketika berdiskusi tanpa aksi. “Think big act small, kamu boleh berpikir besar tapi mulailah dalam posisi kamu sekarang. Gunakan apa yang kamu punya, lakukan apa yang kamu bisa lakukan. Ide itu murah, merealisasikannya yang mahal,” pungkasnya.

Reporter         : Alya Muhtar

Redaktur        : Fuad Mutashim

Komentar Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Ke Atas