3 mnt membaca"> Fakultas Psikologi Gelar Pemilihan Anggota SEMA-F Psikologi - Suaka Online
Kampusiana

Fakultas Psikologi Gelar Pemilihan Anggota SEMA-F Psikologi3 mnt membaca

Sejumlah mahasiswa memilih dalam Pemilihan Umum Mahasiswa (Pemiluma) Fakultas Psikologi UIN SGD Bandung, Kamis (13/12/2018). Pemiluma ini dalam rangka memilih anggota Senat Mahasiswa Fakultas (Sema-f) Psikologi periode 2019-2020. Suara tertinggi diperoleh Suci Ramdhany Darmawan dengan jumlah suara 222 dari total 466 suara. (Tasya Augustiya/ SUAKA)

SUAKAONLINE.COM–Komisi Pemilihan Umum Mahasiswa (KPUM) Fakultas Psikologi UIN SGD Bandung adakan Pemilihan Umum Mahasiswa (Pemiluma) dalam rangka pemilihan pengurus Senat Mahasiswa Fakultas Periode 2019-2020 di Auditorium Fakultas Psikologi  dari pukul 08.00-15.00, Kamis (13/12/2018). Pemiluma kali ini diikuti oleh 8 orang kandidat Sema-F Psikologi.

Delapan orang kandidat terpilih ini dikerucutkan menjadi tujuh orang anggota Sema-F yang terpilih berdasarkan tujuh suara terbanyak. Sebelumnya, delapan orang kandidat ini telah melewati berbagai tahapan dalam Pemiluma dan tentunya para kandidat tersebut telah memenuhi kriteria yang ditentukan oleh Komisi Pemilihan Umum Mahasiswa (KPUM) dan Badan Pengawas Pemilihan Umum Mahasiswa (Bawaslum) Fakultas Psikologi.

Menurut Ketua KPUM Fakultas Psikologi, Muhammad Al-Ghifari kriteria yang ditentukan oleh KPUM dan Bawaslum diataranya mahasiswa aktif semester  lima dan tujuh, memiliki IPK 3.25, mampu membaca Al-Quran, sehat jasmani dan rohani, tidak pernah melanggar kode etik dan tata tertib mahasiswa, mendapat rekomendasi dari Wakil Dekan tiga atau bidang kemahasiswaan, mampu menyampaikan visi dan misi juga bersedia dicaonkan dan mencalonkan secara tertulis. Selain itu, keikutsertaan dalam Ospek Jurusan juga turut menjadi syarat bakal calon kandidat Sema-F.

Berbicara soal IPK, kriteria tersebut diturunkan menjadi 3.10 pada masa pendaftaran, hal ini dikarenaka sedikitnya mahasiswa yang memiliki kriteria IPK 3.25 sehingga kekurangan kandidat, Muhammad Al-Ghifari juga menyatakan, “Di Psikologi kan enggak banyak yang IPK-nya diatas 3.25, ada yang memenuhi, tapi tidak berminat, ada yang berminat tapi IPK-nya kurang. Jadi pendaftar kemarin dirasa kurang sekali, jadi kami coba untuk turunkan IPK-nya”, jelasnya pada Suaka saat hearing, Rabu (12/12/2018).

Sebelum pemungutan suara, sebelumnya telah digelar beberapa rangakaian yang dijalani oleh para kandidat Sema-F, dimulai dari pembukaan pendaftaran pada 24 November -5 Desember 2018 dan dilanjutkan denga tes membaca Al-Quran dan penentuan nomor urut pada 6 Desember 2018. Sementara itu,  masa kampanye dimulai pada saat nomor urut telah ditentukan yakni  7-11 Desember 2018.

Kampanye tersebut tentunya memiliki ketentuan yang mengatur, Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum Mahasiswa, Hasbiallah mengatakan,  “Ketentuan dalam kampanye ini yaitu kampanye bisa dilakukan secara langsung maupun melalui media sosial dengan dilakukan oleh calon ataupun pendukung calon yang juga mahasiswa Psikologi, tidak mengggunakan money politic dan bahasa yang menyinggung sara. Terakhir, untuk para ketua organisasi intra kampus dilarang melakukan kampanye”, jelas Hasbiallah, Kamis (13/12/2018).

Setelah masa kampanye, KPUM memberikan kesempatan kepada seluruh kandidat untuk memperkenalkan diri beserta visi misi yang mereka miliki di hadapan seluruh mahasiswa Fakultas Psikologi dengan menyelenggarakan Hearing yang berlangsung dari pukul 13.00-16.30 di Auditorium Fakultas Psikologi, Selasa (11/12/2018). Pada Hearing tersebut, para kandidat menyampaikan visi dan misi mereka secara terbuka sekaligus menunjukan track record mereka.

Setelah hearing, masa tenang pun diadakan dikeesokan harinya.  Lalu pada Kamis, 13 Desember 2018 diselenggarakan Pemungutan Suara yang diikuti seluruh mahasiswa Psikologi angkatan 2015-2018. Hasilnya, suara tertinggi diraih oleh Suci Ramdhany Darmawan dengan 223 suara, disusul oleh Siti Ratnasari 50 suara, Retno Fadillah dan Ridwan Santoso 38 suara, N. Nurul Darojah 34 suara, Lilih Muflihah 27 suara dan Astrid Alfaradais 26 suara. Jumlah total suara yang masuk sebanyak 466 suara.

Namun, Hasbiallah menegaskan, peraih suara terbanyak tidak otomatis menjadi Ketua Sema-F, Ketua Sema-F akan didapatkan dari keputusan hasil rapat perdana anggota Sema-F periode 2019-2020 yang baru saja terpilih. Begitupun penentuan Sekretaris dan Komisi-Komisi yang ada.

 

 

Reporter : Tasya Augustiya

Redaktur : Muhamad Emiriza

Komentar Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ke Atas