Kampusiana

Sempat Ditunda, UIN Bandung Kembali Gelar PTMT 2022

Dok. Pribadi

SUAKAONLINE.COM – Menindak lanjuti surat edaran Nomor: B-29/Un.05/I.1/PP.00.9/02/2022 terkait penyelenggaraan Perkuliahan Tatap Muka Terbatas (PTMT), 9 Februari lalu, UIN SGD Bandung gelar PTMT tahun ajaran semester genap, dengan dasar surat edaran Nomor: B-918/Un.05/1.1/PP.00.9/04/2022 yang disebar pada Rabu, 27 April 2022. Rencananya PTMT akan digelar setelah Ujian Tengah Semester.

Sama dengan PTMT sebelumnya, perkuliahan secara hybrid diprioritaskan untuk mahasiswa angkatan 2020 dan 2021 yang sudah mendaftar di fakultasnya masing-masing. Selain itu, mata kuliah berbasis praktikum, kegiatan di perpustakaan, pusat penegembangan bahasa dan Mahad Al-Jamiah, ujian komperhensif, proposal, skirpsi, tesis dan disertasi, pelaksanaan wisuda, dan Kuliah Kerjanyata Mahasiswa (KKM) diperbolehkan secara luring.

Menurut Wakil Rektor I (Warek I) bidang akademik, Rosihon Anwar menyebutkan alasan perkuliahan 100 persen diundur. Menurutnya kendala yang dihadapi dari kuliah 100 persen ialah syarat untuk jaga jarak. Hal ini disebabkan karena rombel rata-rata perkelas 40-45 orang, sehingga sulit untuk mengatur jarak tiap bangkunya, dan hal ini akan berkonsekuensi pada perubahan jadwal.

“Dan itu akan berkonsekuensi kepada perubahan jadwal dan berkonsekuensi kepada penambahan jam kuliah. Ini sangat rumit. Hal lainnya, kita mempertimbangkan tidak semua mahasiswa dapat memperoleh tempat kost dengan cepat. Persoalan tempat kost ini menjadi salah satu pertimbangan,” ujarnya saat diwawancarai melalui WhatsApp, Sabtu (30/4/2022).

Lebih lanjut lagi, Rosihon menerangkan menurunnya kasus Covid-19 bukan berarti sudah endemi. “Kita tetap mempertimbangkan Covid-19. Meskipun demikian kita sudah mengizinkan kegiatan secara luring untuk kegiatan ormawa intra, kegiatan di lab, perpustakaan, PTIPD, KKM, wisuda, PPL, kegiatan bimbingan, sidang, dan konsultasi. Kita belakukan kegiatan luring secara bertahap,” lanjutnya.

Ia mengatakan perkuliahan 100 persen diperkirakan akan digelar pada semester ganjil atau setelah Ujian Akhir Semester (UAS). “Insyaallah Semester ganjil 2022/2023 (atau bulan September) rencananya kita akan memberlakukan perkuliahan tatap muka 100 persen. Tentu saja dengan catatan kondisi covid semakin baik dan ada regulasi yang mengaturnya,” katanya.

Salah satu mahasiswa Ekonomi Syariah (Eksyar) angkatan 2020, Fajar Andrian menyampaikan tanggapan mengenai PTMT semester ini. “Sebetulnya, saya sedikit kecewa melihat surat edaran tersebut karena sebelumnya ada informasi bahwa akan diadakan kuliah tatap muka secara full, namun didalam surat edaran tersebut hanya tertulis nama-nama yang terdaftar di fakultas saja yang melaksanakan kuliah tatap muka. Karena saya sudah bosan kuliah online ini, sudah jenuh,” tuturnya Sabtu (30/4/2022).

Fajar mengatakan bahwa dia sudah mempersiapkan semua hal yang diperlukan untuk PTMT. Walau ada kekhawatiran terhadap penyebaran virus Covid-19, Fajar tetap antusias menunggu pembukaan perkuliahan tatap muka yang kemarin sempat ditunda. “Sudah lumayan siap, dengan mempersiapkan kebutuhan kuliah, seperti alat-alat tulis, buku, laptop, dll. Dan juga persiapan dalam jasmani agar ketika offline tidak rentan terjangkit penyakit,” sambungnya.

Reporter : Alisya Darmayanti/Suaka

Redakrur : Yopi Muharam/Suaka

Komentar Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Ke Atas