" > 2 mnt membaca"> Tabligh Akbar Dema FST: Pemuda yang Dirindu Syurga - Suaka Online
Advertorial

Tabligh Akbar Dema FST: Pemuda yang Dirindu Syurga2 mnt membaca

Dema FST UIN SGD Bandung mengadakan Tablig Akbar dengan tema “Pemuda yang Dirindukan Surga” via Zoom, pada Minggu (17/01/2021). Acara ini diisi oleh Penulis dan Da’i Nasional Salim A Fillah yang menyampaikan kisah kisah terdahulu terkait cara menjadi pemuda yang di rindukan surga. (Auliya Umayna/Suaka)

SUAKAONLINE.COM – Dewan Eksekutif Mahasiswa (Dema) Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN SGD Bandung mengadakan acara Tabligh Akbar Wali dengan mengusung tema “Pemuda yang Dirindu Surga” via Zoom meeting dan live streaming YouTube, Minggu (17/01/2021). Tabligh akbar ini dihadiri oleh kurang lebih 400 peserta mahasiswa dari berbagai jurusan.

Ketua pelaksana Tabligh Akbar, Asep mengatakan tujuan dilaksanakannya acara ini dalam rangka menyebarkan dakwah. “Diadakannya tabligh akbar ini dalam rangka menyebarluaskan dakwah, menyiarkan nilai-nilai Islami sebagaimana telah dicontohkan oleh umat terdahulu sebelum kita. Selain itu juga sebagai ajang silaturahmi antara civitas akademik juga masyarakat pada umumnya,” ujarnya saat diwawancara via daring. 

Acara tabligh akbar yang terbuka untuk umum ini membahas tentang bagaimana cara mendekatkan diri kepada Allah SWT, tips dan trik meraih kebahagiaan di surga, mengetahui lebih jauh terkait sosok pemuda yang ideal itu seperti apa, juga bagaimana cara menjalani kehidupan ini dengan semata-mata mengharap ridho Allah SWT. 

Dalam tabligh akbar ini, Da’i sekaligus penulis Salim A. Fillah menyampaikan ceramah puncaknya. Salim mengatakan bahwa hidup seorang pemudia itu dengan ilmu dan taqwa. jika kedua tersebut tida ada, maka keberadaanya dianggap tidak ada. Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa pemuda merupakan insan-insan istimewa yang diberikan ghirah.

“Pemuda adalah insan-insan istimewa yang Allah berikan bekal semangat, gelora dan cita-cita yang tinggi. Bahwasanya yang mempunyai maksud dan tujuan yang tinggi dalam kehidupan untuk memberikan yang terbaik kepada Allah, kepada rasulnya dan kepada orang-orang beriman untuk agama Islam, untuk negara dan bangsanya untuk umatnya, maka dia adalah seorang pemuda,” ujarnya.

Seorang pemuda menurutnya harus mempunyai tiga hal yakni beriman, mendapatkan bimbingan, berukhuwah dan bersinergi (take action) dengan wasiat Rasulullah. Bahwasanya siapa yang membaca surat al-kahfi di hari jum’at maka dia akan mendapatkan cahaya di antara dua jumat yaitu salah satunya cahaya petunjuk yakni dia senantiasa mendapatkan bimbingan dari Allah SWT untuk menjalani kehidupannya di sepanjang pekan tersebut.

Baca juga:  Bandung dari Balik Lensa 3.0 Angkat Tema City Life

Kemudian dalam acara tabligh akbar ini tidak hanya mahasiswa saja yang ikut tergabung di dalamnya. Namun juga turut mengundang seluruh ormawa yang ada di UIN SGD Bandung, termasuk juga Dekanat FST, jajaran Ketua Jurusan beserta dosen-dosen di ruang lingkup Fakultas Sains dan Teknologi.

Dalam rangkaian acara yang diadakan oleh Dema FST ini sendiri tidak hanya menyelenggarakan kegiatan dakwah saja, namun juga terdapat beberapa kegiatan lainnya seperti challenge dakwah islami, infaq peserta/donasi untuk perluasan dan renovasi PPBSA Hubbul Qur’an yang berada di daerah Majalengka.

Reporter: Yorin Zela/Suaka

Redaktur: Awla Rajul/Suaka

Komentar Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ke Atas