" > 1 mnt membaca"> Tabloid Suaka Edisi Februari 2014 - Suaka Online
Epaper

Tabloid Suaka Edisi Februari 20141 mnt membaca

Tabloid Suaka Edisi Februari 2014

Editorial

Setengah Windu Masih Bersabar

suaka-dikejar-waktu-pemodal-memburuPembangunan UIN SGD Bandung yang bertenggat 31 Desember 2013 belum rampung juga, padahal 2014 sudah menginjakan kaki pada bulan kedua. Betul memang, gedung-gedung Kampus Hijau ini sudah menampakan kegagahannya, namun sudahkan siap huni? Pertanyaan ini menuntut jawaban, alasan mengapa pembangunan Kampus Hijau masih terseok jalannya.

Pihak PT Pembangunan Perumahan (PP), sebagai kontraktor selepas Gelora Insan Reksa, tentu tak mau jadi pihak yang dianggap paling bersalah. Tak ayal, manajernya meluncurkan alasan-alasan molornya pembangunan. Selain cuaca yang membuat proses pengecoran terhambat, ada pula masalah pencairan dan yang makan banyak waktu.

Alasan administratif dan birokratif memang tak pernah absen meluncur dari pihak-pihak berkepentingan. Soal proses yang berbelit, perijinan yang tak kunjung datang dan masih banyak lainnya. hal ini tentu menimbulkan tanda tanya, tak adakah antisipsai dalam tubuh pihak kampus dan kontraktor hingga masa embganunan harus merangsek masa pemeliharaan?

Entah sudah berapa edisi kebelakang, Suaka berela hati mambahas pembangunan yang tak jadi-jadi. Entah sudah berapa edisi kebelakang, Suaka mengemukakan alasan-alasan untuk membuat sivitas akademika memahami, ada apa di balik tersendatnya pembangunan masih dalam tahap penyelesaian, harapan Fisher tentu harus diulang. Mahasiswa harus optimis, harus sabar.

Pun bagi pihak kampus, jangan pernah bosan dan tetaplah bersabar jika mahasiswa tak henti-hentinyaa menggelar demo dan orasi. Un dengan PP, tetaplah bersabar ketika dikenai sanksi penalti karena tak rampung menyelesaikan pembangunan Juni nanti.

Sebaliknya jika Juni nanti gedung-gedung telah siap ditempati, tanggung jawab besar bukan hanya milik pihak kampus. Melainkan milik kita, milik sivitas akademika. Bagaimana menjaga, merawat dan memelihara kampus tetap nyaman dihuni. [Redaksi]

Komentar Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ke Atas